Categories: PEGUNUNGAN

Polisi Bakal Pertemukan Pelapor dan Terlapor

Dalam Tindak Lanjut Kasus Dugaan Investasi Bodong

WAMENA – Kasus Multi Level Marketing (MLM) yang menelan korban hingga 738 orang di Jayawijaya memasuki babak baru, dimana Polres Jayawijaya akan mempertemukan pelapor dan terlapor usai melakukan serangkaian pemeriksaan sebelumnya.

Wakapolres Jayawijaya Kompol. I Wayan Laba menyatakan untuk perkrmbangan kasus dugaan investasi bodong MLM yang ditangani Polres Jayawijaya sejauh ini sudah ada pelapor dan beberapa saksi serta terlapor yang dilakukan pemeriksaan, sehingga polres Jayawijaya akan mempertemukan pelaor dan terlapor terlebih dulu.

“Terlapor punya etikat baik untuk mengembalikan  sejumlah uang dari para nasabah sehingga kita rencanakan untuk mempertemukan kedua pihak ini untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi,”ungkapnya di Polres Jayawijaya Rabu (9/4)

Menurutnya, terkait dengan jumlah dan jangka waktu berapa lama itu nanti akan dibicarakan lebih lanjut antara terlapor dan juga pelapor atau para korban, yang jelas terkait dengan pemeriksaan saksi -saksi maupun pelapor dan terlapor sudah dilakukan pemeriksaan oleh sat reskrim.

“Seperti yang diinformasikan dari Sat Reskrim kalau terlapor ini punya etikat baik untuk mengembalikan kerugian yang dialami para korban, namun bagaimana mekanismenya belum diketahui dan akan dibicarakan lebih lanjut oleh kadua belah pihak,”kata I Wayan Laba.

Sebelumnya dugaan investasi bodong di aplikasi Wephone sampai sekarang penyidik telah memeriksa beberapa orang saksi , dan dari keterangan itu diketahui bahwa cara kerjanya Multi Level Marketing (MLM), yang mana satu orang di atas akan memiliki beberapa kaki di bawahnya sebagai nasabah yang memasukan sejumlah uang ke aplikasi ini.

“Nasabah dijanjikan akan diberikan bunga 2 persen per hari dari jumlah setoran yang dimasukan dalam aplikasi tersebut, sehingga ini yang mengiurkan warga hingga diikuti oleh 732 orang nasabah yang ada di Wamena,”kata Kasat Reskrim Polres Jayawijaya AKP Yulianus Samberi

Ia juga mengaku dari 732 nasabah ini,pelapor telah menginventarisir semua oleh pelapor lengkap dengan nama dan bukti tranfer yang telah di setorkan melalui aplikasi itu oleh karena itu keduanya akan dipertemukan untuk untuk membicarakan masalah ini.(jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Gencarkan Pemetaan JABI, Masyarakat Diminta Tidak Lepasliarkan Ikan Asing

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…

19 hours ago

Tiga Penyakit Mematikan Ancam Warga Papua

Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…

23 hours ago

Ratusan Bangunan dan Kendaraan Terbakar

   Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…

24 hours ago

17 Tersangka Diproses, 2 Lainnya Diselesaikan Lewat RJ

Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…

1 day ago

TNI Bantah Terlibat Ledakan di Halaman Gereja

Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…

1 day ago

Bupati Intan Jaya Minta TNI/Polri dan TPNPB Tidak Korbankan Warga Sipil

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…

1 day ago