

WAMENA-Kepala Sekolah SMA Kristen Wamena, Rasinus mengaku tahun ini sebanyak 165 siswa kelas XII siap melaksanakan UNBK. Hanya saja karena belum memiliki tempat dan komputer yang mencukupi, maka pihaknya akan kerja sama dengan SMK Yapis Wamena, yang memiliki lab computer untuk UNBK.
“Senin nanti mereka akan melakukan simulasi terakhir, dan siap untuk ikuti UNBK pada tanggal 1-6 April 2019.”ujarnya, Sabtu (9/3) kemarin
Di tempat berbeda, Sekretaris Dinas Pendidikan Jayawijaya, Bambang Budiandoyo sekaligus Wakil Panitia UN Kabupaten Jayawijaya, mengungkapkan bahwa untuk UNBK 2018-2019 Jayawijaya, akan diikuti 6 SMA dari 13 SMA dan 1 SMTK, dimana jumlah peserta yang mengikuti UNBK 1.026 siswa.
“Masih ada 7 Sekolah SMA yang tidak bisa ikut dalam pelaksanaan UNBK tahun ini, namun kami masih berusaha agar ditahun –tahun berikutnya bisa diikutkan,”kata Bambang.
Sekdis Dinas Pendidikan Jayawijaya juga menambahkan, untuk SMK, ada 6 SMK namun yang ikut UNBK ada 5 SMK, dengan jumlah peserta 622 orang peserta. Sementara untuk SMP dari 32 SMP, yang ikut UNBK ada 6 SMP dengan peserta 810 siswa. “Kalau secara presentasi untuk SMA 76 persen untuk peserta yang ikut UNBK sedangkan secara lembaga sekolahnya 44 persen,”tambahnya.(jo/tri)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…