Wabup Jayawijaya menegaskan jika kritikan ini tetap dianggap sebagai pengingat bagi pemerintah daerah untuk lebih melakukan pengawasan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat, namun tidak harus juga mengeluarkan kritik dengan cara emosional hingga menggunakan bahasa yang kasar seperti itu.
“Kalau sudah menggunakan bahasa yang kurang pantas itu juga ada sanksi hukumnya, silakan mengkritik tapi bermartabat, dan tidak menjerat diri sendiri dengan kata-kata yang tidak pantas,”tegasnya.
Ia juga mengharapkan kepada semua Fasyankes yang ada di Kabupaten Jayawijaya baik itu RSUD Wamena dan seluruh Puskesmas yang tersebar di distrik-distrik dalam melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat untuk mengikuti standar operasional Prosedur (SOP) baik waktu yang ditentukan sehingga pelayanan maksimal.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi Pengangkatan Otonomi Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, mengatakan…
Usai perbaikan fisik rampung, tahap flushing dan pengisian kembali jaringan pipa langsung dijalankan. Mengingat…
Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan kesalahpahaman dan memberikan penjelasan yang terukur mengenai bentuk keterlibatan…
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Jayapura, Heri Purnomo, S.Si, menyampaikan bahwa secara umum kondisi cuaca…
Kabar duka ini mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk dari Bupati Keerom yang juga menjabat…
Abisai mengatakan kepergian almarhum meninggalkan rasa kehilangan besar bagi Kota Jayapura. Selain pernah memimpin…