Sementara itu Seles Branch Manager Pertamina Papua Pegunungan Andre Hausan menegaskan jika pertamina sendiri berperan sebagai operator BPH Migas, sehingga semua kebijakan itu dari sana, dari pertamina tidak mengurangi jumlah kota dari setiap APMS atau SPBU yang ada di Wamena, namun ini semua rtimbangan dari BPH Migas melihat dari realisasi dari APMS atau SPBU itu setiap bulannya.
“Selama ini ada kuota dan juga realisasi, mungkin realisasi sebelumnya dari bulan Januari hingga maret terdapat pengurangan pengambilan dari SPBUnnya sehingga hal ini yang berdampak pada penurunan kuota di triwulan dua ini, kalau dari pertamina sendiri kita tidak mengurangi atau memotong karena sifatnya kita hanya sebagai Operator dari BPH Migas, atas rekomendasi pemerintah daerah,”jelasnya
“Yang bisa saya pastikan saat ini pengurangan dari kuota BBM tak akan berdampak pada kebutuhan masyarakat sampai saat ini, ” tutupnya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Budi P. Yokhu, memimpin langsung sidak penertiban…
Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak, menyatakan bahwa ketertutupan informasi ini menabrak aturan. Merujuk pada…
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…