

Bupati Jayawijaya Athenius Murib, SH, MH menyerahkan sepatu kepada salah satu siswa SD Inpres Abusa Distrik Kurulu Selasa (8/4) kemarin. (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Kampung Abusa Distrik Kurulu menjadi lokasi pertama Kunjungan Kerja (Kunker) Bupati Jayawijaya pasca dilantik, sekaligus melihat sekolah alam yang yang di gagas oleh yayasan Cakra Abhipraya Responsif melalui tim ekspedisi kemanusiaan Papua Penanam di SD Inpres Abusa selama 3 bulan kedepan.
Bupati Jayawijaya Athenius Murib, SH, MH menyatakan tidak dalam Tim ekspedisi kemanusiaan Papua menanam sampai ke kampung Abusa, pemerintah tidak mengatur itu dan tim ini yang mencari lokasi sendiri sampai masuk ke jantungnya Kabupaten Jayawijaya
“Tim ini ada 18 guru tapi tidak semua bergerak di bidang pendidikan tetapi juga di kesehatan, pertanian, peternakan dan mereka sudah sudah memulai program ini kurang lebih 3 minggu di kampung Abusa dan telah menanam 27 tanaman ,”ungkapnya Selasa (8/4) Kampung Abusa Distrik Kurulu.
Atas nama pemerintah Kabupaten Jayawijaya berterimakasih terhadap tim ini yang jauh -jauh datang dari jakarta tanpa di fasilitasi pemerintah datang masuk ke kampung -kampung seperti di Abusa, Walaik dan di Asotipo juga mereka sudah mendirikan sekolah alam.
“Kami dari pemerintah meresa bangga karena masyarakat sudah mau menerima dan menyambut kehadiran tim ini dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengajarkan apa yang mereka tahu,” Kata Atenius Murib
Ia juga mengaku sewaktu menjadi Dandim pernah merencanakan untuk datang sendiri ke kampung Abusa namun tidak kesampaian dan setelah menjadi Bupati ia datang dan ini sekaligus kunjungan kerja yang pertama setelah dilantik.
Page: 1 2
Ia tak menampik bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan terkait pelanggaran HAM yang belum sepenuhnya…
Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM adalah sebuah hal yang lumrah. Dimana lima region lainnya dibelahan…
Evan Soumilena dikenal sebagai pemain Tim Nasional Futsal Indonesia yang aktif membela Indonesia di berbagai…
Kegiatan patroli menyasar sejumlah titik pusat aktivitas masyarakat, seperti pertokoan, kios pedagang, serta ruas jalan…
Dalam pertemuan tersebut, Iptu Wilhelma Kurut menyampaikan keprihatinan atas maraknya penyakit masyarakat di kalangan pemuda,…
Tujuan dari ketentuan ini adalah untuk menciptakan mekanisme seleksi yang lebih objektif, terstandar, dan adil,…