

WAMENA- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, dr Willy Mambieuw mengungkapkan bahwa untuk mencegah stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak, maka salah satu upaya yang dilakuan adalah program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). PMT ini diharapkan juga bisa mencegah gizi buruk atau kekurangan gizi bagi bayi dan balita serta anak –anak di l Kabupaten jayawijaya
Menurutnya, petugas kesehatan juga melakukan sosialisasi pangan sehat kepada masyarakat, agar selain mendapatkan makanan tambahan dari Dinkes, masyaakat juga bisa mengolah pangan yang sehat dari hasil kebunnya.
“Kita di dinas itu lebih kepada pemberian makanan yang sudah jadi seperti PMT. Tetapi petugas gizi juga sosialisasi agar masyarakat mengkonsumsi pangan lokal,” ungkapnya Kamis (7/11) kemarin
Ia mengatakan sebagian besar Puskesmas induk sudah memiliki tenaga gizi dan biasanya mereka melakukan sosialisasi tentang pangan sehat yang mudah diperoleh masyarakat. Saat ini menurut Willy Mambieuw, petugas di Puskesmas sedang membagi makanan jadi yang dikirim Kementerian Kesehatan.
“Cegah stunting itu perlu kerjasama lintas sektor, baik PU untuk rumah sehat, pemberdayaan perempuan, perikanan dan peternakan serta yang berkaitan dengan makanan sehat,”bebernya.(jo/tri)
Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…
Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…
Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…
Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…