Hadir dalam perayaan HUT itu, Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos. Dalam sambutannya Bupati Willem Wandik menyampaikan puji syukur kepada Tuhan atas kasih dan kebaikan-Nya sehingga jemaat GIDI dapat berkumpul dan merayakan HUT Injil masuk Bokondini dengan penuh suka cita.
“Mereka menjuluki kita dengan image yang negatif, dengan julukan anarkis, brutal. Padahal kita punya identitas dan jati diri kebagggaan sebagai Tanah Injil,” ujarnya dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Selasa (6/5) malam.
Bupati Willem Wandik menegaskan, perlu ada pembaharuan dan pemulihan hubungan warga GIDI dengan Tuhan dan sesama demi menyelamatkan generasi Tolikara. Untuk itu ia menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Gereja Wilayah Bogo yang berinisiatif menggelar perayaan HUT Injil Masuk Bokondini.
“Saya akan berikan perhatian penuh terhadap kegiatan pembaharuan dan pemulihan, saya terpanggil untuk itu, karena visi saya adalah: Terwujudnya Kabupaten Tolikara yang Religius, Berbudaya, Mandiri, Adil dan Sejahtera,” pungkasnya. (kar/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Rencana penataan dan peninggian jalan di Konya ini sebenarnya sempat disambut antusias oleh masyarakat Kampung…
Langkah terobosan ini ditujukan untuk memberikan kepastian kesejahteraan, menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan bermutu, serta mendor
Aksi kejahatan tersebut terjadi ketika sejumlah guru dalam perjalanan kembali menuju pusat kota Wamena usai…
Berikut profil KH Abdul Hakim Mahfudz dirangkum dari berbagai sumber. Gus Kikin lahir pada 17…
Pengelola APMS Anwarudin dan Lasminingsih Wamena Suyono menyatakan untuk penyaluran BBM baik itu yang bersubsidi…
Sidang kode etik digelar menyusul putusan Pengadilan Negeri Merauke yang menyatakan Bripda FK terbukti secara…