Categories: MIMIKA

Telantarkan Karyawan di Jakarta, PT HAL Tak Dibolehkan Beroperasi di Mimika

MIMIKA – Bupati Mimika Johannes Rettob dengan tegas menyatakan bahwa Pemerintah Daerah melarang PT Honai Ajikwa Lorentz (HAL) beroperasi lagi di Mimika buntut persoalan yang menimpa sejumlah karyawan perusahan tersebut di Jakarta.

Perlu diketahui, sebelumnya para pekerja tersebut diberangkatkan oleh pihak perusahaan mengikuti pelatihan di sejumlah kota seperti Surabaya, Sukoharjo, sebelum akhirnya terdampar di Jakarta tanpa adanya dukungan akomodasi dan logistik yang memadai dari perusahaan.

Mereka diberangkatkan untuk mengikuti pelatihan kerja yang disebut-sebut sebagai persiapan pembangunan pabrik semen dan keramik milik PT HAL dan PT Tambang Mineral Papua (TMP) yang melakukan groundbreaking di Timika pada 18 Januari 2025 lalu.

Namun, pelatihan tersebut berakhir prematur sejak Februari. Puluhan karyawan yang merupakan Orang Asli Papua dari dua suku besar di Mimika, yakni Amungme dan Kamoro ini kemudian telantar di Jakarta.

Para pekerja tidak hanya kehilangan kepastian pekerjaan, tetapi juga harus keluar dari penginapan karena biaya yang tak lagi dibayarkan perusahaan.  Atas pertimbangan kemanusiaan, Pemerintah Kabupaten Mimika kemudian memulangkan para karyawan itu kembali ke Timika.

Diketahui, bahwa sebanyak 21 karyawan PT HAL yang dipulangkan terdiri dari 17 orang laki-laki dan empat orang perempuan.  “Kan kami tidak bisa kasih sanksi. Yang jelas kalau dia mau masuk lagi tidak boleh. Itu saja,” tegas John Rettob, Selasa (6/5/2025).

Kata Johannes bahwa setelah pemulangan karyawan PT HAL itu maka langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika adalah menggelar pelatihan tenaga kerja dengan anggaran yang bersumber dari dana otonomi khusus.  “Ada progres pelatihan yang akan kita lakukan dengan dana otonomi khusus dan mereka adalah prioritas utama,” pungkasnya. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Gencarkan Pemetaan JABI, Masyarakat Diminta Tidak Lepasliarkan Ikan Asing

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…

8 hours ago

Tiga Penyakit Mematikan Ancam Warga Papua

Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…

12 hours ago

Ratusan Bangunan dan Kendaraan Terbakar

   Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…

13 hours ago

17 Tersangka Diproses, 2 Lainnya Diselesaikan Lewat RJ

Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…

14 hours ago

TNI Bantah Terlibat Ledakan di Halaman Gereja

Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…

15 hours ago

Bupati Intan Jaya Minta TNI/Polri dan TPNPB Tidak Korbankan Warga Sipil

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…

16 hours ago