

Sekda Jayawijaya Thony M Mayor, SPD, MM didampingi Kepala Distrik Musatfak, Kepala amongg Tamia dan Kepala Dinas Pertanian Saat melakukan Panen Kacang Kedelai milik Kelompok Tani Jilikma. (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Pemda Kabupaten Jayawijaya memastikan jika pengembangan kacang Kedelai di Jayawijaya meskipun komiditi pertanian tersebut baru dikalangan masyarakat namun apabila dikembangkan dengan baik maka bisa memenuii kebutuhan industri pengolangan makanan di wilayah tersebut sehingga tak perlu lagi masok kedelai dari luar Wamena.
Sekda Jayawijaya Thony m Mayor, SPd, MM menyatakan untuk pengolahan Kacang kedelai di Wamena sendiri memiliki pasar, sebab ada beberapa pabrik tempe maupun tahu, yang mana selama inikebutuhan akan kacang kedelai ini masih sering di pasok dari luar Wamena , oleh karena itu perlunya pengolahan kedelai ini terus di kembangkan petani di Wilayah Jayawijaya.
“tempe dan Tahu itu makanan yang selalu kita jumpai dan produksinya juga dilakukan di Jayawijaya oleh karena itu kita dari pemerintah daerah perlu untuk mendorong masyarakat untuk terus mendorong komuditi ini agar tidak perlu lagi di pasok dari luar dan karena bahan baku tempe dan tahu ini ada di Wamena,”ungkapnya sabtu (4/11) di Kampung Tamia Distrik Musatfak Kabupaten Jayawijaya.
Page: 1 2
Bupati Yunus Wonda mengatakan, rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal dukungan bersama antara Pemerintah…
‘’Ada komitmen bersama untuk membangun bangsa dan negara. Dan juga kehadiran kodim 1707 Merauke tentu…
Kepala Kampung Karya Bumi, Muryani, menjelaskan bahwa lahan pemakaman umum tersebut dibeli dari pemilik tanah…
Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke Karennu ditemui media ini mengungkapkan, di tahun 2025 lalu, pihaknya…
Kapolres Jayawijaya melalui Plt. Kasie Propam Aiptu Frans Risamau hari ini dilakukan Gaktiplin bagi setiap…
“Bapak Presiden bertemu dengan Raja Charles ke-3. Kemudian intinya adalah ada kerja sama dan komitmen…