

Hironimus Hubi. S. (FOTO: Denny/ Cepos)
Minggu Depan BKD Bakal Kembali Buka Pendaftaran
WAMENA—Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jayawijaya, Hironimus Hubi. S.Sos menyatakan, pendaftaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Jayawijaya yang ingin bekerja di Provinsi Papua Pegunungan telah berakhir.
“Kemungkinan minggu depan kami buka kembali pendaftaran bagi ASN yang ingin mengajukan mutasi ke Provinsi Papua Pegunungan. Sekarang sudah mendaftar 98 orang, target dan jumlah ASN yang ingin pindah bukan kewenangan kami,” ungkapnya, Jumat (5/8), kemarin.
Menurut Hironimus, target dan jumlah ASN yang dibutuhkan Provinsi Papua Pegunungan, harus menunggu penjabat gubernur yang nanti diturunkan dari pusat, setelah itu baru melihat berapa kebutuhan di sana, pihaknya tidak bisa bilang Jayawijaya jumlahnya seperti ini, sebab masih ada 7 kabupaten lainnya juga yang melakukan hal yang sama.
Pendaftaran ini menindaklanjuti surat bupati yang menyatakan setiap ASN yang mau pindah bekerja di Provinsi Papua Pegunungan maka harus mendaftar.
Ia juga memastikan, yang sudah mendaftar, nanti datanya akan diserahkan kepada Bupati Jayawijaya karena beliau yang punya kewenangan untuk melakukan seleksi lagi, siapa yang akan dipindahkan dan siapa yang tidak bisa dipindahkan.
“Bupati Jayawijaya yang punya kewenangan untuk melimpahkan ASN ke Provinsi, begitu juga dengan kabupaten lainnya di wilayah Lapago, pendaftaran ini dibuka secara umum namun minus petugas kesehatan dan guru,”bebernya.(jo/tho)
Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…
Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…