Categories: PEGUNUNGAN

Catridge Langka, Tak Layani PCR untuk Perjalanan

WAMENA-Pemkab Jayawijaya memastikan tidak akan mempersiapkan Catridge untuk Pemeriksaan PCR untuk perjalanan. Hal ini karena untuk pemeriksaan pasien saja penggunaan Catrige PCR tidak cukup, apalagi harus digunakan guna pemeriksaan untuk kepentingan perjalanan, tidak bisa dilakukan karena alat tersebut dibeli dengan APBD Jayawijaya.

   Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, Msi menegaskan dengan adanya surat edaran dari Gubernur Papua, maka kemungkinan besar Bandara Wamena akan dibuka lagi. Tetapi aturan dari Gubernur yang mengharuskan penumpang melakukan pemeriksaan PCR ini sangat sulit untuk masyarakat yang masuk ke Wamena dan keluar dari Wamena.

   “Saat ini yang masuk ke Bandara Sentani Jayapura dan keluar dari sana harus menggunakan pemeriksaan PCR , tak bisa lagi menggunakan Antigen, sementara kita di Jayawijaya menggunakan PCR hanya untuk pasien tidak melayani untuk kepentingan penerbangan atau perjalanan,”jelas Bupati jumat (6/8).

  Kata Jhon Banua, meskipun nanti bandara Wamena dibuka namun aktifitas keluar masuk akan sulit, karena aturan penggunaan pemeriksaan PCR untuk masuk keluar bandara Sentani Jayapura, contoh seperti rombongan Plt Sekda Jayawijaya yang diperintahkan mengambil berkas NIK di BKN untuk pulang kembali ke Wamena harus menggunakan PCR.

  “Kondisinya PCR di Jayapura harus 3-4 hari baru bisa mendapatkan hasilnya, ini nyata karena tadi rombongan kita mau naik namun harus menggunakan swab PCR,”katanya. 

  Untuk saat ini, lanjut Bupati, untuk pemeriksaan pasien saja sulit mendapatkan Catridge PCR apalagi untuk kepentingan penerbangan, karena alat ini  agak susah didapatkan di Jakarta, yang mana Pemda Jayawijaya dibatasi dalam sehari pengiriman hanya mendapat Kuota 500 Catridge, contoh hari sabtu minggu lalu Catrige yang masuk ke Jayawijaya ada 500 , namun sampai dengan saat ini sudah terpisah 80.

  “Dalam satu minggu kita sudah gunakan Catrige itu hampir 500, artinya sudah 420 Catrige yang terpakai untuk pemeriksaan sampel Swab Bagi Pasien Covid -19, ini yang membuat kita beli terus ke Jakarta, “ungkapnya

  Ia mengakui jika untuk dibeli saja sulit untuk didapatkan apalagi mengharap bantuan dalam menghadapi situasi pandemi saat ini.  ia juga memastikan jika pada saat angka Pasien Covid -19 naik di Jayawijaya saat Pemda ingin membeli 1000 Catridge, hanya dibatasi 500 tiap minggu karena alat ini juga masuk dari luar negeri. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

TNI-Polri Petakan Daerah Rawan dan Perkuat Pengamanan di Papua

Menyikapi potensi gangguan keamanan jelang hari kemerdekaan. Pengamanan ketat akan diberlakukan secara menyeluruh, mencakup wilayah…

45 minutes ago

Danrem Ingatkan Masyarakat Papsel Tidak Terprovokasi di Medsos

Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi…

2 hours ago

Hadirkan Aplikasi AMAN, Tapi Masih Butuh Sosialisasi ke Guru, Orang Tua Hingga Murid

  Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini  bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…

3 hours ago

SPPG Polres Keerom Raih Dua Prestasi Lomba SPPG Polri 2026

Dalam lomba terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Kepala SPPG…

6 hours ago

Letkol Inf Elson Dwi S Jabat Danyonif 751/VJS, Siap Lanjutkan Program Satuan

Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…

7 hours ago

Terima Tambahan DAU, Bupati Keerom Layangkan Apresiasi kepada Presiden Prabowo

Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…

8 hours ago