

WAMENA-Menjelang pembukaan FBLB, Pemkab Jayawijaya terus berbenah dengan memperlebar dan memperbaiki jalan dari Kampung Yagara menuju ke Distrik Welesi dengan meminta bantuan dari beberapa kontraktor yang menjadi rekanan pemerintah.
Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengakui jika pengerjaan jalan menuju ke lokasi perang –perangan di welesi ini tidak masuk dalam penganggaran pelaksanaan FBLB ini. Hanya pemerintah meminta dukungan dari kontraktor yang ada di Jayawijaya untuk membantu pemerintah memperbaiki akses jalan ini.
“Akses jalan menuju tempat pelaksanaan FBLB ini hanya satu, maka jalan ini perlu diperlebar dan diperhalus agar pengunjung yang datang ini tidak terganggu dengan akses jalan ini,”ungkapnya saat ditemui di Bandara Wamena, Selasa (6/8).
Bupati memastikan jika pengerjaan jalan ini tidak semua kontraktor dilibatkan, ini pemerintah hanya meminta bantuan seperti kendaraan angkutan, alat berat untuk membuka jalan maupun yang menghaluskan badan jalan, ini semua dari kontraktor yang ada dan mereka berpartisipasi untuk mensukseskan pelaksanaan FBLB ini.
“Artinya mereka juga mengambil bagian untuk mensukseskan festival ini , karena tidak semua hal harus dilakukan oleh pemerintah dan panitia pelaksanaan sehingga ada beberapa kontraktor yang bisa berkomunikasi untuk meminta bantuan,”jelasnya.
Menurutnya, jika dilihat memang ada beberapa akses jalan yang memang sangat sempit bahkan tak bisa dilalui oleh dua kendaraan saling berlawanan, sehingga pemerintah berupaya untuk memperlebar jalan tersebut agar dalam pelaksanaan FBLB ketika dilalui kendaraan nanti tak ada hambatan.
“Jalan masuk dari Kampung Yagara ini kecil tidak bisa dilalui oleh kendaraan baik yang dari Welesi atau dari Wamena sehingga perlu untuk kita perlebar dan itu sudah dilakukan oleh beberapa kontraktor di sana,”jelas Bupati.
Ia menegaskan untuk pelebaran dan perbaikan jalan ini paling lambat sehari sebelum kegiatan sudah dirampungkan semuanya. Karena, hari ini semua tahapan untuk persiapan sudah harus selesai dan tinggal menunggu pembukaan pelaksanaan FBLB. (jo/tri)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…