Categories: PEGUNUNGAN

Pemkab Jayawijaya Terima Bantuan Penanganan Banjir Dari Bantuan Dari BNPB

Bantuan untuk Warga yang Terdampak Akan Terus Dilakukan

WAMENA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan kepada Pemkab Jayawijaya dalam bentuk barang yang nantinya akan disalurkan kepada para korban yang terdampak sebesar Rp. 756.386.4000.

Bantuan untuk Penanganan bencana banjir di kabupaten Jayawijaya itu diterima langsung oleh Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH. Sabtu (3/5) kemarin.

Bantuan tersebut seperti selimut 200 lembar, Sepatu Boot 200 pasang, jaket dewasa/ anak 200 pcs, Hygine Kid 100 set, pakian dewasa/anak 200 pcs, genset 2 unit, velbed 50 unit, matras 200 lembar, bahan pokok 700 paket,  dan perlengkapan dapur 50 set.

Direktur Fasilitasi Penanganan Korban dan Pengungsi BNPB Nelwan Harahap mengakui jika, pihaknya ditugaskan langsung oleh kepala BNPB dari pusat pengendali operasi di Jakarta untk datang ke Wamena.

“Walaupun bencana ini yang terbesar dari 10 tahun terakhir tetapi yang perlu disyukuri tak ada korban jiwa, ini artinya ada kesigapan dan kecepatan dari daerah untuk bertindak peringatan , kesiapapsiagaan, evakuasi dan penyelamatan bagi warga,”ungkapnya saat di temui di Wamena Sabtu (3/5) kemarin.

Bupati Jayawijaya Athenius Murib, SH, MH menyalurkan bantuan untuk Distrik Wosilimo dengan menggunakan Speedboat melalui kali Baliem, Sabtu (3/5) kemarin.

Kata Nelwan, ada beberapa hal yang perlu diantisipasi kedepan sesuai dengan prakiraan cuaca Papua Pegunungan masih berpotensi mengalami hujan lebat beberapa waktu ke depan ini, sehingga tentunya semua pihak telah memberikan dukungannya baik pemerintah pusat, provinsi , kabupaten dan mitra- mitra yang ada di wilayah ini.

“Secara khusus kami menyampaikan terima kasih kepada TNI/Polri, ASN, Kelompok sosial yang juga ikut membantu selama menghadapi bencana banjir ini, kedepan selama masa tanggap darurat initentunya yang peling penting memebuhi kebutuhan dasar masyarakat dan kebutuhan spesifik bagi kelompok rentan bayi, balita, ibu hamil, ibu menyusui, lansia dan disabilitas atau mereka yang menyandan satu penyakit,”bebernya

Ia menjelaskan apabila korban lama di pengugsian biasanya wabah akan muncul seperti diare, dan penyakit kulit, akibat kurang higenisnya tempat tinggal sementara atau tempat yang ditinggalkan mereka karena banjir yang melanda  daerah tersebut.

Ditempat yang sama Bupati Jayawijaya Athenius Murib, SH, MH menyatakan terimakasih kepada pemerintah pusat melalui BNPB yang sudah turun tangan membantu masyarakat Jayawijaya, sebab dalam penanganan bencana ini meskipun pemerintah Kabupaten Jayawijaya sudah mengambil langkah namun tidak bisa berjalan sendiri dan memerlukan dukungan pemerintah pusat dan provinsi.

“Meskipun kita sudah mengambil langkah penanganan dengan cepat namun ada keterbatasan pemerintah daerah, oleh karena itu kami juga masih memerlukan dukungan dari pemerintah pusat dan Provinsi serta semua stakeholder yang ingin membantu dalam bencana ini,” tutupnya

Sementara itu Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Daerah Ronny Elopere, S.IP, M.Kp menyatakan penyaluran bantuan kepada korban terdampak bencana banjir saat ini masih terus dilakukan oleh pemerintah daerah dengan menyasar wilayah -wilayah yang sulit dijangkau dengan jalan darat.

“Kami pastikan penyaluran bantuan kepada korban banjir masih terus dilakukan hingga saat ini, bahkan kita menyasar daerah yang sulit dijangkau dengan jalan darat, sehingga harus menggunakan speedboat melalui kali baliem,”ungkapnya Sabtu (3/5) usai mengantar bantuan di salah satu distrik yang sulit akses seperti Tailarek

Wabup juga menjelaskan jika dalam penyaluran bantuan selama ini, dari posko sudah membagi tugas dimana seperti yang dilakukan kemarin, dirinya bersama rombongan menuju ke Distrik Tailarek menyerahkan bantuan kepada korban longsor, sementara bupati Jayawijaya menuju distrik Wosi dan menggunakan Speedboat untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang tinggal di pinggiran kali baliem.

“Yang terakhir Sekda Jayawijaya menyerahkan bantuan kepada Korban yang ada di Distrik Wolo, dengan pembagian tugas seperti ini dipastikan semua distrik terdampak sudah menerima bantuan dari pemerinah daerah dan masih akan terus dilakukan selama masa tanggap darurat ini berlangsung,”beber Wakil Bupati Jayawijaya. (jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Ancaman Keselamatan Juga Membayangi Warga Sipil Non-Papua

Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…

12 hours ago

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Operasi Tempur di Korowai

Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…

13 hours ago

44 Pendulang Dievakuasi

–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…

14 hours ago

Pasukan Khusus Diturunkan ke Lokasi Penambangan

Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…

15 hours ago

Konflik Wouma Berakhir Damai, Dua Kelompok Patah Panah

Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…

2 days ago

Pemkot Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…

2 days ago