Categories: PEGUNUNGAN

Polres Tolikara Pastikan Tak Ada Lagi Pemalangan di Poga

Kapolres Tolikara AKBP. Leonard Akobiarek saat melakukan negosiasi dengan Warga yang melakukan pemalangan di Distrik Poga Kabupaten Tolikara. ( FOTO: Dok.Polres Tolikara for Cepos)

WAMENA-Polres Tolikara pastikan tak ada lagi pemalangan di Poga perbatasan Kabupaten Jayawijaya dengan Tolikara, sebab jalan itu tak hanya untuk dilalui ke Tolikara tetapi juga akses dari Wamena ke Puncak Jayawijaya, sehingga jangan coba -coba ada yang memalang mengatas namakan apapun.

  Kapolres Tolikara AKBP. Leonard Akobiarek saat dikonfirmasi via telepon selulernya menegaskan bahwa  masyarakat di Poga yang melakukan aksi palang disana itu berdomisili di Wamena. Mereka datang mau palang dengan tujuan mereka minta Bupati Tolikara mengeluarkan Beras Bantuan Covid -19 dan BLT untuk dicairkan, karena hingga saat ini belum tersalurkan.

   “Tetapi saya pastikan di jalan trans Papua itu tidak ada satupun yang berani palang jalan. Saya selaku Kapolres akan memerintahkan jajaran saya untuk membongkar palang, kalau ada yang masih palang jalan itu,”tegasnya Selasa (4/8) kemarin 

   Akobiarek menjelaskan jalan itu  digunakan bukan untuk Tolikara saja, tetapi digunakan oleh Kabupaten Puncak Jaya dan  Jayawijaya. Jadi, kalau ada yang berani memasang palang dia akan berurusan dengan hukum. Ia juga menyatakan baru lewat dari lokasi itu dan tidak ada lagi yang melakukan aksi  palang.

    Sebelumnya Warga Tolikara yang tergabung dalam Tim Peduli Penanganan Covid-19 Kabupaten Tolikara meminta agar Palang Jalan Trans Wamena-Tolikara tepatnya di Jembatan Distrik Poga Kabupaten Tolikara harus dibuka langsung oleh Bupati Tolikara, Usman G Wanimbo.  Jika tidak dibuka langsung oleh Bupati Tolikara, maka warga akan tetap memalang jalan Trans Wamena-Tolikara.

   Sekretaris Tim Peduli Penanganan Covid-19 Kabupaten Tolikara, Abini Kogoya menegaskan, palang Jalan Trans Wamena – Tolikara tidak akan dibuka oleh siapapun jika bukan dibuka langsung oleh Bupati Kabupaten Tolikara.

   “Pemalangan Jalan Trans Wamena-Tolikara akan terus dilakukan oleh masyarakat Tim Peduli Covid-19 Kabupaten Tolikara, hingga ada kepastian dan jawaban langsung dari Bupati Kabupaten Tolikara terkait penyaluran jatah beras bagi ASN serta penyaluran beras Covid-19 sebanyak 100 Ton yang saat ini masih tersimpan di Gudang Bulog Wamena.”bebernya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Pemkot Jayapura Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI

Pemerintah Kota Jayapura kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar…

42 minutes ago

BTM: Amankan Pemain Muda

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano meminta kepada manajer klub Owen Rahadiyan untuk segera…

2 hours ago

Pipa Induk Patah Akibat Longsor, Distribusi Air PT AMJ Macet

Akibat kerusakan itu, pelayanan air bersih di Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan dan Abepura terdampak…

3 hours ago

Transparansi Dianggap Penting, Pastikan Masyarakat Dapat Informasi yang Benar dan Jelas

Langkah strategis ini mencakup tiga pilar utama yakni pengembangan layanan spesialistik, peningkatan kualitas Sumber Daya…

4 hours ago

​Pendaftaran Calon Ketum KONI Papua Dibuka Hanya 4 Hari

Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Provinsi Papua resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua Umum…

5 hours ago

Rumah Singgah Diharap Segera Difungsikan

Ketua Komisi D DPRK Kota Jayapura, Deli L. Watak, berharap rumah singgah yang telah didorong…

6 hours ago