

BIAK-Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (HIMPAUDI) pengimbasan implementasi belajar dari rumah (BDR) sebagai bagian new normal dampak Covid-19, di Ruang Serba Guna Jemaat GKI Elim Karang Mulia, Selasa (4/8) kemarin. Kegiatan selama enam hari yang diikuti guru-guru dari 24 PAUD ini, dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Markus O. Masnembra, SH.,MM mewakili Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd.
Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) mengatakan, pendidikan usia dini merupakan salah satu bagian dari pendidikan yang akan menentukan masa depan anak dan akan menentukan karakter anak.
Meskipun pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan non formal, namun diusia dini anak-anak perlu didik dengan cara yang tepat dan salah satunya melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Dimasa new normal pandemic Covid-19 memang perlu diatur dengan baik tentang tata cara belajar, khususnya lagi anak-anak usia dini. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor memberikan apresiasi terhadap kegiatan pengimbasan tentang belajar dari rumah sebagai dampak dari Covid-19.
Sementara itu Ketua HIMPAUDI Kabupaten Biak Numfor Ny. Ruth Naomi Naap Rumkabu, S.Pd mengatakan, bahwa PAUD sebagai pendidikan non formal sangat penting karena terkait langsung dengan pembentukan karakter dan pola pikir anak sejak usia dini. (itb/tri)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…