

Wakapolres Jayawijaya Kompol Muh. Nur Bakti, SH, MH saat mengumukan Hasil Pemeriksaan Administrasi Awal pada 366 Pendaftar Penerimaan Calong Anggpta Polri TA 2024 di Lapangan Apel Mapolres Jayawijaya. (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Sebanyak 208 Orang dari Polres Jayawijaya bakal meneruskan keikutsertaannya dalam seleksi Calon Siswa Bintara Polri yang akan dilakukan di Polda Papua Jayapura usai dipastikan melalui mengumumkan hasil pemeriksaan administrasi awal dalam perekrutan calon anggota Polri yang mendaftar di Pabanrim Polres Jayawijaya
Wakapolres Jayawijaya Kompol Muh. Nur Bakti, SH, MH menyatakan bahwa dari jumlah animo yang mendaftar sebanyak 366 Orang, sementara yang lolos dalam pemeriksaan administrasi awal ada 208 orang yang memenuhi syarat, sedangkan yang tidak memenuhi syarat ada sebanyak 158 orang.
“Saya ucapkan selamat kepada para Casis yang telah memenuhi syarat, dan saya minta adik-adik dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti tes selanjutnya di Polda Papua,”ungkapnya Selasa (30/4) kemarin
Ia juga mengharapkan 208 orang yang akan diberangkatkan ke Jayapura ini bisa menjaga diri. Dan kesehatannya atau mempersiapkan diri dengan baik selama mengikuti test yang dilakukan oleh panitia dari Polda Papua, karena dalam pelaksanaannya nanti perlu memiliki kondisi yang baik agar bisa menyelesaikan seleksi tersebut secara bertahap.
“kami panitia dari Polres Jayawijaya sudah melaksanakan tugas untuk melakukan seleksi di daerah dan 208 orangh ini menjadi pilihan Polres Jayawijaya untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya di Polda Papua,”kata Kompol Nur Bakti.
Wakapolres menambahkan untuk adik-adik yang belum memenuhi syarat untuk tidak berkecil hati, jadikan ini sebagai pelajaran berharga untuk memperbaiki kekurangan yang ada sehingga tahun depan bisa mencoba lagi dalam seleksi yang dibuka.
“Untuk peserta yang telah dinyatakan memenuhi syarat, mereka direncanakan akan diberangkatkan ke Polda Papua untuk mengikuti tes selanjutnya karena di Polres hanya dilaksanakan pendaftaran hingga pemeriksaan administrasi awal,” tutupnya. (jo)
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…
BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…
Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…
Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…
Di tengah tuntutan pemenuhan hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…