

Mahasiswa Papua menyalurkan bantuan kepada korban banjir yang ada di kampung Helalua Distrik Asolokobal Kamis (29/5) kemarin. (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Mahasiswa Papua dari berbagai kota studi di Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan bencana banjir kepada sejumlah warga terdampak di beberapa titik di wilayah kabupaten Jayawijaya seperti bahan makanan, pakaian maupun peralatan kerja serta sejumlah buku tersebut merupakan hasil penggalangan yang dilakukan selama 2 minggu di beberapa kota.
Penyaluran hasil donasi mahasiswa tersebut difasilitasi oleh anggota DPRP Papua Pegunungan, Fransina Daby yang merasa peduli terhadap musibah yang dialami oleh sebagian besar masyarakat yang ada di wilaya itu.
“Semua bantuan yang ada ini mereka (mahasiswa) punya hasil penggalangan, karena mereka minta bantuan untuk transportasi jadi saya fasilitasi mereka untuk penyaluran” Kata Fransi Daby, saat penyaluran bantuan di Kampung Helaluwa, Distrik Asolokobal, kamis (29/5) kemarin
Daby mengatakan, sebelumnya Ia telah menyalurkan bantuan di beberapa Distrik dan kali ini hadir untuk membantu mahasiswa dalam penyaluran. Jumlah bantuan mungkin tidak seberapa namun inilah bentuk kepedulian mahasiswa untuk Warga terdampak Banjir.
“Selama ini saya turun di beberapa distrik tapi kali ini saya sudah tidak mampu jadi saya hanya bisa fasilitasi saja. Semoga bantuan sedikit yang mahasiswa kasih ini semoga bermanfaat buat bapak ibu di kampung ini” Ucapnya.
Di tempat yang sama Korlap mahasiswa peduli kemanusiaan, Yulianus Kepno mengatakan, bantuan yang disalurkan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa atas bencana banjir yang dialami warga masyarakat Kabupaten Jayawijaya.
“Ini bentuk kepedulian kami, apa yang dialami masyarakat Jayawijaya adalah musibah kita bersama sehingga kami sudah melakukan penggalan selama 2 minggu dan hari ini kami salurkan di kampung ini” Kata Kepno.
Page: 1 2
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…