“Pelayanan kita lakukan selama ini untuk 15 Distrik, sementara yang sudah terlayani itu 10 Distrik, saat ini tersisah 5 distrik yang masih dilakukan pelayanan, sehingga untuk hari ini yang dilayani adalah masyarakat dari Distrik Usilimo,”jelas Itlay.
Kata Nikolas untuk dana yang disediakan pemerintah dalam penyaluran bantuan miskin ekstrim tahun 2023 ini sebesar Rp 7 Milyar untuk 15 distrik yang menjadi sasaran pengentasan kemiskinan ekstrim, dimana setiap keluarga mendapat bantuan Rp 1000.000, sedangkan untuk bantuan Miskin ekstrim tahun 2024 sasarannya 4000 lebih.
“Sasaran 4000 lebih warga yang jadi sasaran pengentasan miskin ekstrim ini berada di 14 Distrik, dan tahun ini juga akan kami selesaikan dengan dana yang telah disediakan oleh pemerintah kabupaten Jayawijaya sebesar Rp 6 Milyar dan yang diterima tiap kepala keluarga juga masih sama Rp 1000.000,”katanya
Kadinsos Jayawijaya juga memastikan jika untuk penyaluran bantuan miskin ekstrim tahun 2024 ada perubahan regulasi yang dilakukan oleh dinas, dimana masyarakat dari 14 Distrik yang menerima bantuan ini diharapkan memiliki E-KTP (KTP Elektronik), supaya apabila dari Perbankan atau Bank mau bantu untuk memasukan data itu dalam aplikasi semua tercafer.
“untuk tahun 2023 kemarin memang banyak yang manual sehingga dari bank juga kesulitan , karena disitu ada perbedaan NIK, Nama, sehingga membutuhkan proses yang agak lama, namun kami harapkan , untuk 14 distrik ini harus memiliki E-KTP,”bebernya. (jo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Apabila mikroplastik masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan, mikroplastik akan melekat pada dinding usus,…
Merujuk pada pemaparan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), akrilamida didefinisikan sebagai…
Berdasarkan rilis diterima media ini dari Humas Polres Mappi, Kapolres Mappi Kompol Suparmin, melalui Kasat…
Bentuk protes tersebut dilakukan di Lingkaran Abepura sambil membawa poster beragam tulisan, di antaranya: Salibkan…
Seharusnya menurut mereka, kehadiran Menteri HAM di Papua menjadi momentum untuk bertemu langsung dengan mahasiswa,…
Kepala Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, dr Jan Frits Siauta, SpB subsp (K), Finacs mengungkapkan, sejumlah…