Categories: PEGUNUNGAN

Perayaan Paskah 4 Wilayah GPDI Di Papua Pegunungan Gelar Ibadah Bersama

WAMENA  – 4 Wilayah Gereja Pentakosta Di Indonesia (GPDI) yang ada di Jayawijaya menggelar ibadah gabungan dalam perayaan paskah  yang dipusatkan di GPDI Jemaat Bukit Moria Distrik Walesi dan melakukan bakar batu, semantara untuk perayaan paskah di fokuskan kepada ibadah di geraja masing –masing.

Pdt. Matius Himan, S.Th dalam ibadah Jumat Agung  kemarin atau Sengsara Tuhan Yesus Kristus di kayu Salib di bukit Gologota hingga kematianNya yang diperingati dalam ibadah Jumat Agung merupakan penggenapan nubuatan para nabi untuk pengampunan dosa umat manusia di muka bumi.

Mengutip Injil Yohanes pasal 19 ayat 28 – 30, Pdt. Matius Himan mengatakan, peristiwa kematian Yesus di kayu Salib adalah sebuah peristiwa rencana Allah. Semua yang terjadi diatas bukit golgota itu adalah semua sudah dikehendaki oleh Allah bagi umat manusia

“Allah bukan tidak mampu untuk menolong Yesus yang disalibkan, tapi karena memang telah direncanakan Nya untuk pengampunan dosa manusia, karena Ia melihat manusia selalu dan selalu jatuh dalam dosa.”ungkapnya Minggu (31/3) kemarin

Menurutnya, Tuhan Yesus  rela bertahan, supaya saudara dan semua diselamatkan dan sudah diselamatkan hari ini karena kematian Yesus. Dosa apapun yang  sudah pernah buat, melalui kematian Dia sudah mengampuni

ketua Majels Daerah GPdI Provinsi Papua Pegunungan  mengajak umat Tuhan di GPdI untuk tidak sia-siakan keselamatan dan pengampunan dosa yang sudah diberikan Tuhan melalui kematian Nya di Kayu Salib.

“Hidup ini kepunyaan Tuhan, Yesus sudah bayar mahal dengan kematiannya di Kayu salib dan pada hari yang ke tiga telah bangkit dari antara orang mati untuk menunjukan bahwa dosa kita telah ditebusNYA” kata Himan.

Dengan demikian, kini saatnya manusia harus melakukan berbagai kehendaknya, hidup di jalan yang benar sebagaimana perintah Tuhan dan tidak secara terus – menerus melakukan dosa. Pembalasan manusia terhadap pengorbanan Yesus adalah pelayanan yang sungguh-sunggu kepada Tuhan.

“Layanilah terus, jangan bermain-main dengan Tuhan. Apa yang kita akan bayar ke Tuhan, pengorbananmulah yang Allah tuntut, kesetiannmulah yang Allah tuntut, uluran tanganmulah yang Allah tuntut, berikannlah hidupmu untuk Tuhan” ajak Pdt. Himan (jo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Korban Ledakan Bom di Biak Bertambah

Korban mengembuskan napas terakhir di ruang ICU RSUD Biak pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 04.06…

2 hours ago

Tempuh 19 Jam, Laut Lepas Menjadi Ruang Tunggu Ratusan Penumpang

Di atas kapal megah milik PT Pelni ini, ada 2 ribu penumpang yang ikut berlayar.…

4 hours ago

Pernah Terlibat Operasi Penumpasan Teroris Poso, Siap Ambil Tindakan Tegas Terukur

Di balik performanya yang energetik, Paulus memiliki segudang pengalaman tempur dan rekam jejak yang tidak…

5 hours ago

Wamendagri Jadikan Otsus Tolok Ukur Kinerja Kepala Daerah

Ia menegaskan, salah satu indikator yang akan menjadi perhatian pemerintah pusat adalah kemampuan pemerintah daerah…

12 hours ago

Gubernur: MBG Wajib Serap Produk Lokal Papua!

Menurut Fakhiri, seluruh kebutuhan dapur MBG ke depan harus dipasok dari hasil pertanian, perikanan, dan…

13 hours ago

Pertanian Jadi Motor Baru Ekonomi Papua

Menurut Andry, pertumbuhan ekonomi Papua saat ini menunjukkan penguatan aktivitas domestik yang semakin baik. Dari…

14 hours ago