Categories: PEGUNUNGAN

Nekad Jualan, Empat Kios Disegel

Kios -kios di seputaran Sinakma dan Pasar Baru yang disegel dengan rantai besi dan gembok lantaran masih beroperasi di luar batas waktu yang ditentukan Pemda Jayawijaya, Rabu (1/4). ( FOTO: Denny/Cepos )

WAMENA – Ancaman Pemkab Jayawijaya melalui Disnakerindag untuk melakukan aksi segel kios, toko dan warung makan yang masih beroperasi di luar waktu yang ditetapkan pemerintah, nampaknya bukan isapan jempol. Terbukti, 4 kios   di Sinakma, Potikelek, Hom-hom dan Pasar Jibama disegel dengan rantai besi dan digembok karena nekad beroperasi di luar waktu yang ditentukan.

  “Ada 4 kios yang kita segel dengan cara menggembok karena ini merupakan perintah langsung dari Bupati Jayawijaya, tujuannya agar pelaku usaha ini mengikuti instruksi yang dikeluarkan Pemerinah Kabupaten Jayawijaya,”ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan, Dr Lukas Kossay Rabu (1/4) kepada Cenderawasih Pos.

  Ia menyatakan dari 8 Kabupaten di wilayah Lapago atau Pengunungan Tengah Papua, pintu masuk satu -satunya hanya di Wamena. Karena itu, Pemda mengambil sikap tegas ini, supaya jangan sampai virus ini masuk ke Jayawijaya, karena diketahui sampai saat ini belum ada masyarakat yang positif terinfeksi Covid -19, sehingga harus tetap diantisipasi.

  “Langkah ini tak hanya dilakukan pemerintah saja, tetapi mengajak seluruh elemen masyarakat yang ada di Jayawijaya untuk bekerja sama dengan mentaati waktu yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah,”kata Lukas Kossay.

   Menurut Lukas, masih banyak para pedagang   yang tidak mengerti dengan pemberitahuan yang telah dikeluarkan pemerintah baik melaui media cetak, elektronik , pengumuman langsung dengan menggunakan mobil dalam kota,  namun masih saja ada pedagang yang mengoperasikan usahanya diluar waktu yang ditetapkan.

  “Karena kondisinya seperti itu, kami mengambil langkah untuk melakukan razia dan penyegelan kios dan pemiliknya dibawa ke kantor untuk menandatangani surat pernyataan agar ada efek jera bagi mereka dan tak membuka kiosnya lagi,”jelasnya

   Tujuan dari penyegelan ini, lanjut Lukas, agar menjadi contoh bagi pelaku usaha yang lain dan juga bisa melihat jika pemerintah serius menangani pencegahan covid -19, bahkan tempat -tempat ibadah juga ditutup sepementara, sekolah , kantor diliburkan, bandara ditutup, tetapi pedagang masih ada yang tidak tutup.

   Ditegaskan bahwa  penyegelan akan terus dilakukan selama surat edaran ini masih berlaku. JIka ada  pedagang yang meski kiosnya telah disegel,  namun masih kedapatan membuka tempat usahanya di luar waktu yang ditentukan maka ijin usahanya dicabut.

  “Kalau terus -terusan membuat pelanggaran itu, maka kita cabut ijin usahanya dan tutup usahanya, ini berlaku untuk Kios, Toko , Rumah Makan, Bengkel , Café , namun yang selama ini tak bisa mendengar imbauwan pemerintah ini kios,”tutupnya. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Belajar dari Kasus Keracunan MBG Depapre, Bupati Jayapura Ingatkan SPPG Utamakan Keamanan Makanan

Menurut Yunus, proses penyediaan makanan untuk program MBG tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Mulai dari…

34 minutes ago

Musim Kemarau, Warga Diingatkan Waspadai Air Minum dan Risiko Diare

Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang berkaitan dengan infeksi…

2 hours ago

Guskamla Koarmada III Gelar Bhakti Sosial  di Bondifuar

Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada III melalui program Guskamla Peduli “Aku Cinta Laut” menggelar Bhakti…

3 hours ago

Meski Ada Pro dan Kontra Program Pembinaan Orang Mabuk Tetap Jalan

Rencana Pemerintah Kabupaten Jayapura menjalankan program pembinaan bagi warga yang terjerat kebiasaan mengonsumsi minuman keras…

4 hours ago

Berlangsung Sukses,  Gubernur Safanpo Apresiasi Panitia dan Paskibraka

"Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan kami atas nama Pemerintah dan masyarakat Provinsi Papua Selatan…

5 hours ago

Pemprov Klaim Upacara HUT ke-81 RI di Papua Pegunungan Sukses dan Lancar

Wakil Gubernur Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan Informasi tersebut berkaitan dengan potensi…

6 hours ago