Categories: PEGUNUNGAN

Mahasiswa Tolak Pembangunam Kodim

Puluhan mahasiswa saat menyatakan penolakan pembangunan Kodim di Kabupaten Puncak, di Asrama Puncak, Selasa (31/3). ( FOTO: Noel/Cepos)

JAYAPURA-Ketua Tim Peduli Daerah Puncak Yelpis Wakerkwa  menegaskan bahwa mewakili masyarakat Puncak, pihaknya rencana pembangunan Kodim di Kabupaten Puncak. Sebab, pembangunan ini dinilai merugikan masyarakat pemilik hak ulayat yang tidak memberikan izin. 

  “Kami masyarakat akan sangat terganggu dengan kehadiran Kodim di Kabupaten Puncak Jaya karena sudah ada trauma dari masyarakat setempat soal tindakan aparat selama ini, maka jangan ada pembangunan (Kodim) di Puncak,” kata Yelpis usai melakukan pertemuan seluruh mahasiswa Puncak di asrama mereka di Waena Perumnas I, Selasa (30/3).

  Dia pun meminta agar pemerintah jangan mengambil keputusan sepihak tanpa melibatkan masyarakat pemilik hak ulayat karena itu akan menimbulkan konflik.

  Sementara itu, Ketua Komunitas Mahasiswa Pelajar Puncak, Deson Tabuni juga mengatakan bahwa sampai saat ini masyarakat di lokasi bencana dibangun Kodim sangat tidak menerima sehingga pemerintah harus mengikuti kemauan masyarakat, bukan mengikuti kemauan aparat.

  Senada dengan itu, selaku senior,  Epinus Murib juga meminta agar pemerintah memahami kondisi masyarakat saat ini yang terus merasa terancama dengan kehadiran TNI di wilayah mereka.

  “Pemerintah harus turun ke masyarakat terus tanya masyarakat mau apa tidak dibangunkan Kodim? kami mahasiswa tahu bahwa keluarga kami di sana bersama masyarakat semua menolak pembangunan Kodim, maka pemerintah kami minta untuk buat diskusi dulu bersama masyarakat dan berbicara soal rencana pembangunan ini bukan ditentukan secara sepihak,” ujarnya. (oel/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

1 day ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

1 day ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

1 day ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

1 day ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

1 day ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

1 day ago