

MERAUKE-Diduga mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) seorang ibu rumah tangga di Merauke bernama Natalia R melaporkan suaminya berinisial MN ke Polisi, Selasa (28/12), sekira pukul 12.00 WIT.
Kapolres Merauke AKBP. Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasie Humas AKP Ariffin, S.Sos membenarkan laporan KDRT tersebut. Kronologi kejadiannya, ungkap Kasubag Humas berawal pada Hari Selasa (28/12) pagi sekira pukul 07.00 WIT di rumahnya di Jalan Wiratno Kelurahan Maro, Merauke.
Ketika itu, korban atau pelapor mendengarkan perkataan dari anak korban, kalau suami atau terlapor akan membongkar kamar tidur depan. Korban kemudian menanyakan langsung sehingga terjadi pertengkaran mulut yang mengakibatkan suaminya melakukan pemukulan dengan mengunakan tangan mengenai bagian wajah mata kiri.
Tidak hanya itu, suami korban juga memukul menggunakan sapu ijuk yang mengenai tangan kanan bagian atas pelapor. Tak terima dengan penganiayaan yang dialaminya itu, korban langsung mendatangi SPKT Polres Merauke untuk membuat laporan Polisi guna proses hukum lebih lanjut.
“Kasus ini sementara dalam penyelidikan dan kasus seperti ini masuk dalam delik aduan. Artinya, kasus seperti ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan jika korban mau menyelesaikannya secara kekeluargaan meski sudah dilaporkan ke polisi,” pungkasnya. (ulo/tri)
Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Jayapura kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyatakan kesiapan memfasilitasi proses identifikasi kerangka jenazah korban Perang Dunia (PD)…
– Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wali Kota Jayapura, Dr.…
Direktur Polairud Polda Papua, Kombes Pol. Dr. Tri Setyadi Artono, menjelaskan, peristiwa tersebut pertama…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes, mengatakan pihaknya mendapat instruksi…
Dialog yang berlangsung di dalam Lapas membahas sejumlah isu strategis penyelenggaraan pemasyarakatan di Papua,…