

Pjs Bupati Merauke Sunarjo menyalami para anggota DPR Kabupaten Merauke yang juga akan mengakhiri masa tugasnya pada 21 Oktober 2024, Jumat (27/9) kemarin. (foto: Sulo/Cepos)
MERAUKE – Pembahasan Perubahan APBD 2024 telah selesai dilakukan oleh DPR Kabupaten Merauke ditandai dengan penutupan sidang pembahasan Perubahan APBD 2024 oleh Ketua DPR Merauke Drs Sugiyanto, M.Si, Jumat (27/9).
Pjs Bupati Merauke Sunarjo mengatakan, sebelum Perubahan APBD 2024 ini ditetapkan terlebih dahulu akan dilakukan reviuw oleh APID atau Inspektorat dalam rangka menghindari pelanggaran dan tindakan koruptif diawal.
‘’Itu wajib dilakukan dan tadi dalam sambutan saya, saya sampaikan bahwa fungsi APID kalau diberdayakan, maka harus dilakukan reviuw oleh APID. Setelah itu kemudian ke dilakukan konsultasi ke pemerintah atasan dalam hal ini ke Provinsi Papua Selatan.
Kebetulan saya diberikan tugas untuk pimpin Merauke dan Merauke akan lakukan kosultasi dengan tim anggaran. Tentunya nanti ketemu saya disana nanti. Saya akan sinergikan berkaitan dengan program –program yang perlu pengawalan dan segera diambil langkah-langkah,’’ katanya.
Ia mencontohkan, terkait dengan pelaksanaan Pilkada. Di tingkat provinsi Papua Selatan, ungkap dia sudah dianggarkan Rp 2,5 miliar untuk Pilkada.
‘’Sementara Kabupaten Merauke belum. Sekalipun ada, skecil sekali. Ini nanti penetapan perubahan saya yang tandatangani, maka nanti ada Imej bahwa saya tidak mempersiapkan anggaran untuk mendukung penyelenggaraan Pemilukada, sehingga ini juga perlu dievaluasi,’’ katanya.
Ketua DPR Kabupaten Merauke Sugiyanto mengingatkan KPU untuk bekerja secara profesional dengan tidak memihak kepada kepentingan manapun sehingga pemilihan kepala daerah benar-benar berlangsung secara jujur dan adil guna menghasilkan para pemimpin yang baik dan sesuai nurani rakyat. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Mimika, AKBP Alfredo A. Rumbiak, menyatakan aparat keamanan terus mengawal situasi di lapangan agar…
Pelatihan ini digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Keerom dan melibatkan operator…
Cukup banyak warga korban kebakaran yang menempatinya. Sebagian besar adalah warga yang masih berkeluarga,…
Insiden berdarah di Bundaran Petrosea itu menimpa dua orang pelajar. Kedua korban mengalami luka tembak…
Merespon terkait dengan putusan MK tersebut Pengamat Kebijakan Publik sekaligus akademisi, Dr. Methodius Kossay, S.H.,…
Seorang pekerja (ABK) tewas dengan kondisi mengenaskan saat menurunkan kapal yang selesai diperbaiki ke sungai.…