

TNI-Polri dan masyarakat saat berusaha memadamkam api yang membakar 2 bangunan milik Pemkab Asmat, Sabtu (26/8). (FOTO:Okto for Cepos )
Guna Memastikan Penyebab Terbakarnya Dua Gedung Pemkab Asmat
MERAUKE–Tim Laboratorium Foreksik (Labfor) Polda Papua telah turun ke Kabupaten Asmat terkait dengan kebakaran 2 gedung yakni gedung TP PKK Kabupaten Asmat dan Gedung PAUD Dcescus di Jalan Frans Kaisepo, Agats, Ibukota Kabupaten Asmat Sabtu (26/8).
Kapolsek Agats AKP Okto Samosir, SH saat dihubungi media ini mengungkapkan, Tim Labfor dari Polda Papua telah turun ke Agats-Asmat pada Senin (28/8) dan telah melakukan oleh TKP. ‘’Kemarin sudah turun ke Agats, dan langsung melakukan olah TKP. Siang kemarin, olah TKP tersebut sudah selesai dilakukan,’’ jelasnya.
Namun seperti apa hasilnya, menurut Okto Samosir, masih menunggu hasil pemeriksaan Labfor tersebut.
‘’Kita tidak bisa mengandai-andai. Kita tunggu hasil Labfornya saja, apa penyebab kebakarannya. Karena nanti akan terungkap melalui pemeriksaan Labfor tersebut,’’ jelasnya. Tentunya, sejumlah sampel yang diperoleh dilapangan dibawa oleh Tim Labfor tersebut untuk diperiksa.
Kapolsek menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi yang melihat di TKP bahwa api pertama kalinya berasal dari gedung PAUD yang ditempati oleh seorang guru PAUD. Namun belum diketahui apakah api yang membakar gedung tersebut dari korsleting listrik atau dari kompor yang dinyalakan saat masak di dapur atau ada penyebab lainnya.
‘’Sehingga kita tunggu hasil pemeriksaan Labfor,’’ jelasnya.
Ditanya soal anak-anak PAUD tersebut, mantan Kasat Polair Polres Merauke itu menjelaskan, saat ini mereka menggunakan aula Pemerintah Kabupaten Asmat untuk belajar dan bermain.
Diketahui, kebakaran 2 gedung pada Sabtu (26/8) sekitar pukul 13.30 WIT tersebut menyebabkan kerugian material sekitar Rp 1,5 miliar. (ulo/tho)
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…