

192 pasangan nikah massal saat mengikuti pencatatan sipil di lantai 2 Kantor Bupati Merauke, Sabtu (27/6) (foto: Sulo/Cepos)
MERAUKE – Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa menegaskan, keluarga merupakan lembaga pendidikan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Karena itu, penguatan institusi keluarga melalui pernikahan yang sah menjadi langkah penting dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.
Hal itu disampaikan Wagub Paskali Imadawa dalam pencatatan sipil bagi 192 pasangan nikah massal yang dihadiri Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia di Merauke, Sabtu (27/6).
Wagub Paskalis Imadawa menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka di Provinsi Papua Selatan.
Menurutnya, perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan keluarga menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah paling timur Indonesia.
Ia mengungkapkan, Papua Selatan masih menghadapi berbagai tantangan di bidang pendidikan, di antaranya masih ditemukannya kasus buta huruf, buta baca, dan buta hitung. Kondisi tersebut, menurutnya, berdampak pada rendahnya kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menyebut pelaksanaan nikah massal bagi 192 pasangan di Kabupaten Merauke merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum serta memperkuat pembangunan keluarga yang berkualitas.
Hal itu disampaikan saat menghadiri pencatatan sipil sekaligus penyerahan simbolis sertifikat nikah dan akta perkawinan bagi 192 pasangan nikah massal di Auditorium Kantor Bupati Merauke, Sabtu (27/6).
Ia memberikan apresiasi kepada Bupati Merauke yang berinisiatif menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, pencatatan sipil terhadap 192 pasangan merupakan langkah penting dalam memberikan legalitas perkawinan bagi masyarakat.
Wakil Menteri juga mengapresiasi pesan yang disampaikan Wakil Gubernur Papua Selatan mengenai pentingnya peran ayah dalam keluarga. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan tema Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026, yakni “Ayah Wajib Hadir”, yang akan diperingati pada 29 Juni mendatang.
Ia menjelaskan, kehadirannya di Merauke merupakan penugasan langsung dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, untuk mewakili pemerintah pusat dalam kegiatan tersebut. Salam dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, juga disampaikan kepada seluruh masyarakat Merauke.
Wakil Menteri juga mengingatkan bahwa pernikahan bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari perjalanan membangun rumah tangga yang harmonis. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) 600 PK, tim menyisir perairan Puriri sejauh 11 mil laut…
Rekianus mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby…
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan lowongan…
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika mencatat tren penyalahgunaan narkotika kini marak menyasar kalangan pelajar…
Kerja sama tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan, 14 rumah sakit rujukan nasional, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,…
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.30 WIT. Piket Satreskrim menerima laporan mengenai terbakarnya rumah milik…