Categories: MERAUKE

Konsumsi PON XX Klaster Merauke Gunakan Pangan Lokal

Kecuali Daging Ayam, Buah dan Sayur-Sayuran

MERAUKE – Dikenal sebagai lumbung pangan  nasional membuat Kabupaten Merauke mengandalkan hasil produk lokal untuk konsumsi bagi para atlet, official  dan tamu selama pelaksanaan PON XX Papua tahun 2021 di Merauke. Hal tersebut terungkap dalam jumpa pers  yang digelar oleh rumpun pertanian di Media Center PON XX Papua Klaster Merauke, kemarin. 

   Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Merauke Ir. Ratna Lauce, M.Si mengungkapkan bahwa untuk beras  yang digunakan panita adalah beras hasil panen petani Merauke. Sementara Kadis Perikanan Kabupaten Merauke Kadis Perikanan Kabupaten Merauke Suhono Suryo  menjelaskan bahwa potensi perikanan  di Merauke terbagi dua yakni potensi laut dan potensi perairan umum dengan daerah penangkapan ikan kakap, kepiting, udang, cumi, ikan hias rawa bambit, hias gabus. 

   Sementara untuk laut ada ikan  bandeng Merauke, kuru, kakap, udang, cumi dan sebagainya.’’Menghadapi PON XX, telah disiapkan gudang penyimpanan cool box yang dibeli dari masyarakat dan pemerintah. Untuk  Cool Box pada Pelabuhan perikanan dengan kapasitas 200 ton dan milik masyarakat sekitar  2.000 ton.’’Sehingga total ikan yang kita siapkan menghadapi PON XX sekitar 2.250 ton,’’ jelasnya. 

  Drh. Retno mewakili Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Merauke menjelaskan  bahwa untuk persediaan pangan hewani, pihaknya sudah sangat siap karena kegiatan ini sebenarnya sudah mundur 1 tahun.  Untuk  pangan asal hewan berupa daging sapi, menurut Retno seluruhnya mengandalkan peternak Merauke yang dagingnya masih sangat segar. “Kita tidak datangkan dari luar tapi kita mengandalkan peternakan lokal. Bahkan untuk daging sapi lokal Merauke ini kita masih bisa kirim ke sejumlah daerah  lainnya,’’ terangnya.

   Begitu juga untuk telur ayam, jelas Retno bahwa saat ini produksi telur lokal cukup melimpah. “Yang kita datangkan dari luar itu ayam potong lokal. Karena produksi ayam lokal kita tidak mencukupi. Untuk ayam beku ini kita datangkan dari Surabaya sebanyak 1.000 ton  untuk memenuhi kebutuhan PON,” terangnya. 

   Sementara Tarsisius Rimbayana mewakili Kepala Dinas  Ketahanan Pangan Kabupaten Merauke mengungkapkan bahwa untuk pangan nabati dan hewani di Merauke tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan PON XX Papua.  

  “Yang kita datangkan itu adalah buah-buahan dan sayur-sayuran. Meski untuk kedua jenis  ini sebagian bisa kita produksi oleh petani kita namun keberagaman yang kurang, sehingga harus didatangkan dari luar Merauke,” pungkasnya. (ulo/tri)   

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

6 hours ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

7 hours ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

8 hours ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

9 hours ago

Pemprov Papeg Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Seluas 72,5 Hektar

Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…

10 hours ago

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

  Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…

11 hours ago