

Salah satu pengendara motor yang terjadi tilang karena tidak menggunakan helem, Senin, (28/8), kemarin. (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kaurbinops Satuan Lantas Polres Merauke, Iptu Purwantoro bersama anggotanya menggelar razia kendaraan di seputaran Kota Merauke, Provinsi Papua Selatan, Senin (28/8), kemarin.
Razia atau penegakkan hukum dan memberikan imbauan kepada masyarakat terkait tertib dalam berlalu lintas di jalan raya guna memberikan efek jera dan edukasi kepada masyarakat.
Razia dilakukan dengan sistem hunting dengan pengendara yang melakukan pelanggaran secara kasat mata, diantaranya mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helem, menggunakan knalpot racing dan sebagainya. Dalam razia ini, sedikitnya 10 unit sepeda motor berhasil ditilang.
‘’Dalam razia ini, kita berhasil memberikan teguran lisan kepada pelanggar 3 unit yaitu roda dua sebanyak 2 unit dan kendaraan roda empat 1 unit. Sedangkan pelanggar yang diberikan sanksi tilang 10 kendaraan roda dua,” katanya.
Iapun mengimbau kepada masyarakat Merauke agar terciptanya Kamseltibcar Lantas dan tumbuh kesadaran masyarakat tentang tertib berlalulintas, dengan pelaksanaan razia ini juga dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban Laka Lantas.
‘’Mari tertiblah berlalu lintas di jalan raya, karena keselamatan adalah nomor satu,” pungkasnya. (ulo/tho)
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…
Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…