Categories: MERAUKE

Larang Kapal Berlayar Tanpa Dilengkapi Alat Navigasi

MERAUKE – Wakil bupati Merauke H. Riduwan, S.Sos, M.Pd meminta kepada instansi terkait untuk  secara tegas melarang dan tidak memberikan izin berlayar bagi setiap kapal yang akan beroperasi di sekitar laut Merauke dan Arafura menangkap ikan jika kapal tersebut tidak dilengkapi dengan alat navigasi.

   ‘’Kita minta kepada  instansi terkait untuk secara tegas tidak memberikan izin kepada kapal-kapal yang tidak dilengkapi dengan alat navigasi. Karena ini menyangkut keselamatan barang terutama manusianya yang ada di atas kapal tersebut,’’ tandas Wabup Riduwan, Jumat (26/8).

Alat navigasi tersebut diantaranya GPS untuk melihat titik koordinat apabila sudah berada di batas laut baik antara Indonesia dan PNG maupun antara Indonesia dan Australia. Sebab hanya dengan GPS itu, nelayan bisa mengetahui apakah masih berada dalam wilayah NKRI atau sudah menyeberang ke negara tetangga.

‘’Dengan alat GPS itu, para nelayan sewaktu-waktu dapat mengecek posisi mereka untuk tidak masuk ke wilayah negara lain menangkap ikan. Karena resikonya nyawa, seperti yang dialami nelayan kita baru-baru ini,’’ jelasnya.

  Dikatakan Wabup Riduwan bahwa setiap kapal harus dilengkapi dengan alat navigasi, surat kapal, bahkan perlindungan BPJS Tenaga Kerja sehingga ketika terjadi apa-apa para ABK sudah  dilindungi dengan BPJS Tenaga Kerja.

   ‘’Sebenarnya Indonesia kaya. Lautnya masih luas. Mengapa harus keluar negeri secara ilegal. Itu kita sayangkan juga,’’ terangnya. Para nelayan ini menyeberang ke laut PNG maupun Australia untuk berburu gelembung dan sirip ikan. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Gubernur Papua Tiadakan Penerimaan CPNS

Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…

12 hours ago

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

13 hours ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

14 hours ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

15 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

16 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

16 hours ago