Tim Khusus Polres Boven Digoel yang berhasil menangkap pelaku penyerangan terhadap pengendara sepeda motor yang menyebabkan korbannya mengalami luka berat, di rumah pelaku, Selasa (27/12) dinihari, kemarin. (foto: Humas Polres Boven Digoel for Cepos )
BOVEN DIGOEL – Pelaku penyerangan secara tiba-tiba di Boven Digoel berisnial ID berhasil ditangkap di rumahnya oleh tim khusus Polres Boven Digoel, Selasa (27/12) dinihari kemarin. Penganiayaan berat itu dilakukan ID terhadap Hendra yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Ambonggo Perumahan Digoel, Kabupaten Bpven Digoel, Minggu (25/12).
Kapolres Boven Digoel AKBP I Komang Budiartha, SIK membenarkan penangkapan terhadap pelaku penganiayaan tersebut. Menurut Kapolres, dirinya langsung memerintahkan tim khusus untuk menangkap pelaku karena telah meresahkan masyarakat dengan cara menyerang secara tiba – tiba pengendara yang melintas.
Saat itu, lanjut Kapolres, korban sedang melintas di Jalan Ambonggo, tiba-tiba pelaku dengan menggunakan balok mengejar korban kemudian memukul dengan menggunakan balok. Akibat pukulan itu korban Hendra mengalami luka berat dimana mata sebelah kanan terluka dan mendapat perawatan serius di RSUD Merauke.
‘’Timsus bertemu pihak keluarga dari pelaku dan minta agar keluarga pelaku membantu untuk mencari pelaku dan menyerahkan kepada pihak yang berwajib,’’ jelasnya.
Kemudian pihak keluarga Senin (26/12) sekitar pukul 22.00 WIT memberitahukan kepada pihak Timsus bahwa pelaku ada di rumah. Selanjutnya, tim melakukan persiapan dan penangkapan.
Pihak keluarga juga memberitahukan kondisi pelaku yang biasa mengganggu orang-orang yang biasa lewat di jalan seputaran Jalan Ambonggo MMS Lama di mana pelaku biasa mangkal.
Dengan bujukan keluarga, akhirnya pelaku berhasil diamankan di rumahnya. Namun dari pihak keluarga pelaku menyampaikan bahwa pelaku diduga mengalami gangguan jiwa sejak 2019.
‘’Kita masih amankan di Polsek Mandobo sambil kita berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memastikan apakah pelaku mengalami gangguan jiwa atau tidak. Jadi masih perlu pemeriksaan lebih lanjut. Karena orang yang mengalami gangguan jiwa tidak bisa diproses,’’terangnya. (ulo/tho)
Guntur menjelaskan, kejadian bermula ketika korban didatangi seorang pria yang tidak dikenal dengan alasan…
Pemerintah Kota Jayapura segera mengambil langkah untuk membenahi kondisi Pasar Mama Papua yang saat ini…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan berkomitmen memperkuat layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Salah…
Rustan mengatakan, persoalan tersebut diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat dan pemberitaan di media…
Pemerintah Kota Jayapura memastikan pembangunan dan penyiapan rumah singgah bagi masyarakat penyandang masalah sosial terus…
Warga Kampung Biak, Kelurahan Abepantai, Distrik Abepura, mengaku jenuh menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi…