

H. Syakib, SKM ( foto: Dokumen/Cepos)
MERAUKE – Setelah sempat menjadi zona hijau Covid 19 selama 2 bulan, Kabupaten Boven Digoel kembali masuk zona merah. Ini setelah 2 orang dari daerah tambang Kawe, ditemukan positif Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel H. Syakib, SKM, ketika dikonfirmasi lewat telpon selulernya mengungkapkan bahwa kedua orang yang positif tersebut adalah laki-laki dan perempuan.
“Saya belum tahu apakah pasangan suami istri, tapi yang jelas satunya laki-laki dan satunya perempuan,” katanya.
Menurut dia, kedua orang yang positif Corona ini adalah dari tambang emas rakyat Kawe. Keduanya, berhasil ditemukan dari tracing yang dilakukan pihaknya.”Keduanya berhasil ditemukan dari hasil tracing,” terangnya.
Saat ini, lanjut Syakib, kedua pasien Corona tersebut dirawat di RSUD Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel. Dengan bertambahnya 2 pasien Corona ini, tambah dia, maka total Corona di Boven Digoel secara kumulatif sebanyak 19 orang dimana 17 diantaranya sembuh.
Dengan ditemukannya 2 pasien Corona ini, Sahid meminta seluruh masyarakat Kabupaten Boven Digoel untuk tetap mengikuti protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, jaga jarak dan sering cuci tangan. (ulo/gin)
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…
Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…
Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…
Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…
Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…
Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…