Categories: MERAUKE

BUMD Aneka Usaha Malind Kanamin Siap Diaudit

MERAUKE- Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aneka Usaha Malind Kanamin, Vincentius Gebze menyatakan, pihaknya siap diaudit baik oleh Inspektorat Kabupaten Merauke maupun oleh BPK terkait dengan penyertaan modal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke di tahun 2020 lalu sebesar Rp 2,43 miliar lebih.

‘’Untuk pemeriksaan dari tim pemeriksaan, mungkin pertama dari Inspektorat Kabupaten Merauke untuk melakukan audit, untuk laporan dan apa, semuanya kami sudah siapkan datanya. Terkait dengan proses penggunaan anggaran dari  tahun 2020 sampai saat ini, itu sudah kami siap kapan dilakukan audit,’’ katanya.

Vincentius Gebze menjelaskan, sejak terima  dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Merauke tahun 2020  lalu, memang belum pernah dilakukan audit  atau pemeriksaan. Karena dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang pembentukan BUMD Aneka Usaha Malind Kanamin tersebut disebutkan audit dilakukan  di tahun kedua setelah menerima penyertaan modal.

‘’Sesuai dengan Perda itu, maka baru tahun 2022  ini, karena  merupakan tahun kedua setelah kami menerima dana hibah  sebesar Rp 2,43 miliar tahun 2020,’’ jelasnya.

Vincen menjelaskan, dana hibah pertama yang diterima tahun 2020 sebesar Rp 2,43 miliar lebih tersebut digunakan untuk operasional kantor, termasuk  menjalankan bisnis berupa pengiriman  beras ke Maam, Group  PT Korindo yang ada di  Kampung Maam, Kabupaten Merauke.

Diketahui, selama 9  bulan terhitung sejak Juli 2021 sampai Maret 2022,  karyawan BUMD Aneka Usaha Malind Kanamin tersebut  belum terima gaji. Disamping itu, perusahaan juga masih memiliki utang ke petani sebesar Rp 1,05 miliar  atas penjualan beras ke Surabaya sebesar  Rp 1,3 miliar yang belum dibayar pihak yang menjual di Surabaya ke BUMD Aneka Usaha Laind Kanamin.

Beberapa  hari lalu, Wakil Bupati  H. Riduwan, S.Sos, M.Pd menanggapi persoalan di BUMD  tersebut yang menurutnya perlu dilakukan audit terlebih dahulu atas penyertaan modal yang telah dikucurkan pemerintah daerah. Sebab, perusahaan daerah tersebut dibentuk dengan tujuan untuk memberi keuntungan bukan membebani anggaran pemerintah. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

14 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

15 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

16 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

17 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

18 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

19 hours ago