Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Unit Identifikasi, petugas menemukan KTP atas nama MS di saku celana korban. Dua orang keluarga korban, yakni inisial N dan S, kemudian datang ke RSUD dan mengonfirmasi bahwa korban benar anggota keluarga mereka.
Dari hasil visum luar yang dilakukan oleh dr. Shinta Maharani, diketahui jenazah telah mengalami pembusukan 100 persen. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Polisi juga menemukan dua lembar surat yang diduga ditulis korban sebelum meninggal. Dalam surat tersebut, korban menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga dan ucapan perpisahan. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya mengidap penyakit TBC dan sempat menjalani perawatan.
“Dari hasil olah TKP, keterangan saksi, dan barang bukti yang ditemukan, kuat dugaan korban meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara melompat ke Kali Maro,” ujar KBO Reskrim Polres Merauke Ipda Sewang. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…
Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…
Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…
Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…
Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…
Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Bapenda Papua, Kamis, 13 Agustus 2026,…