

Antrian kendaraan di SPBU Jalan Parako Merauke, beberapa waktu lalu. Sulo/Cepos
MERAUKE– Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sumber Daya Energi bersama dengan Pertamina dalam waktu dekat ini akan segera menerapkan pemberlakuan barcode bagi setiap kendaraan yang berhak menggunakan BBM Subsidi jenis Pertalite.
‘’Kita akan segera menerapkan barcode untuk kendaraan-kendaraan yang punya hak untuk menggunakan BBM jenis Pertalite,’’ kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sumber Energi Provinsi Papua Selatan Lamber Patruan, ST, kepada media ini, Jumat (23/08).
Lambert Patruan menjelaskan bahwa hanya kendaraan yang memiliki barcode yang dapat membeli BBM subsidi jenis Petralite tersebut dengan jumlah yang telah ditentukan. Pemasangan barcode untuk setiap kendaraan tersebut jelas dia untuk meminimalkan penyalagunaan pembelian BBM subsidi jenis Pertalilte tersebut.
‘’Kalau di SPBU satu sudah isi hari itu, maka dia tidak bisa isi lagi di SPBU lainnya. Itu akan ketahuan kalau dia mau mengisi ditempat lain,’’ terangnya.
Karena itu, lanjut dia, dalam waktu dekat ini para pemilik kendaraan yang memang memiliki hak untuk mendapatkan BBM subsidi tersebut akan mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan barcode tersebut.
‘’Nanti dilaunching langsung pak Gubernur dan ini akan berlaku di seluruh wilayah Provinsi Papua Selatan,’’ tandasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, menegaskan bahwa peristiwa yang menimpa…
Petugas mengamankan sedikitnya 50 paket ganja kering siap edar dengan berat total mencapai 670 gram.…
Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW, Wana Alamsyah, menjelaskan berdasarkan analisis terhadap data ekspor-impor, pihaknya…
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan tetap fokus menjalankan program pembangunan demi memperkuat perekonomian…
Manajer klub Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan sedikit dipusingkan dengan sanksi tanpa penonton pada putaran pertama…
Menurut Mahfud, banyak pihak terkecoh saat Polri dan Kejaksaan menyampaikan kasus tersebut sudah dilimpahkan. Sebab,…