Categories: MERAUKE

Petugas Parkir Tidak Lagi Memungut

Hanya  Mengatur dan Mengamankan Kendaraan

MERAUKE–Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke, Frans Anggawen, mengungkapkan, dengan adanya parkir langganan yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Merauke melalui Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Merauke kerja sama dengan Samsat,  maka petugas parkir semakin ringan. 

Sebab,  petugas parkir tersebut tidak  lagi melakukan pungutan, tapi tinggal  mengatur dan mengamankan kendaraan baik roda dua maupun empat dari setiap pengunjung toko dan swalayan.

‘’Tidak ada lagi  pungutan. Kita juga tidak kasih lagi karcis. Dasar untuk mereka melakukan pungutan itu adalah karcis. Tapi karena para pemilik kendaraan membayar parkir berlanggaran saat  mengurus pajak kendaraan  maupun memperpanjang STNK kendaraannya,’’kata  Frans  Anggawen, ketika ditemui media ini di ruang kerjanya,  Jumat (25/3).  

Menurutnya, petugas  parkir yang resmi  diberi tanda dan secara perlahan-lahan pihaknya  memberikan sosialisasi  dan pembinaan kepada mereka.  Menurut Frans Anggawen, jika ada  tukang parkir resmi tersebut  memaksa masyarakat yang telah  memarkir kendaraannya untuk membayar parkir, maka ia meminta masyarakat  untuk segera melaporkan kepada pihaknya lokasinya dimana. ‘’Kita bisa ganti dengan lainnya kalau terus ada laporan,’’ jelasnya.

Namun jika  masyarakat memberikan dengan ikhlas  tanpa meminta apalagi dengan paksa, tidak masalah.  Karena honor dari tukang parkir tersebut setiap bulannya sebesar Rp 1,2 juta. ‘’Kita juga sudah minta kepada Bapenda untuk bisa menaikkan honor mereka. Jangan sampai itu  menjadi alasan mereka masih memungut dari warga,’’ katanya.

Sementara untuk  petugas parkir liar, Frans Anggawen menjelaskan, untuk petugas parkir liar tersebut menjadi tugas Satpol PP untuk menertibkan. ‘’Tapi tugas kami adalah  petugas parkir yang resmi. Kalau ada yang meminta apalagi memaksa masyarakat untuk bayar, silakan  dilaporkan kepada kami,’’ pungkasnya. (ulo/tho)   

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

57 minutes ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

2 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

3 hours ago

Ketemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran Hujan

Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…

4 hours ago

Komoditas Kayu Masih Jadi Andalan Ekspor Papua

BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…

5 hours ago

Abisai Rollo: Hutan Bakau Tetap Harus Dilestarikan!

Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…

6 hours ago