

Anthonius M. Ayorbaba (FOTO:Karel/Cepos)
MERAUKE –Kantor Wilayah Hukum dan HAM Provinsi Papua akan menurunkan tim ke Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke untuk melakukan pemeriksaan terkait dengan dugaan adanya dugaan pelakuan khusus kepada salah satu Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke atas nama Regina Diana Pratama Sari, Direktur PT Elora Papua Abadi Merauke dalam kasus penipuan pembangunan perumahan KPR di Merauke.
Kepala Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Papua Anthonius Ayorbaba ketikan dihubungi media ini mengungkapkan pihaknya akan segera mengirimkan tim ke Merauke untuk melakukan investigasi terkait dengan informasi yang sudah diberitakan media tersebut.
‘’Nanti kita dari Kanwil meminta klarifikasi apakah berkaitan dengan narapidana itu diluar sudah sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam UU Nomor 22 tahun 2022 tentang pemasyaraklatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 99 tahun 2012 tentang Perubahan kedua Peraturan Pemerintah nomor 32 tahun 1999 tentang jarak dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan,’’ katanya.
Page: 1 2
Ia tak menampik bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan terkait pelanggaran HAM yang belum sepenuhnya…
Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM adalah sebuah hal yang lumrah. Dimana lima region lainnya dibelahan…
Evan Soumilena dikenal sebagai pemain Tim Nasional Futsal Indonesia yang aktif membela Indonesia di berbagai…
Kegiatan patroli menyasar sejumlah titik pusat aktivitas masyarakat, seperti pertokoan, kios pedagang, serta ruas jalan…
Dalam pertemuan tersebut, Iptu Wilhelma Kurut menyampaikan keprihatinan atas maraknya penyakit masyarakat di kalangan pemuda,…
Tujuan dari ketentuan ini adalah untuk menciptakan mekanisme seleksi yang lebih objektif, terstandar, dan adil,…