Categories: MERAUKE

Harus Diwaspadai Jika Disertai Hujan dan Angin Kencang

Soal Adanya Potensi Banjir Rob di Daerah Pesisir

MERAUKE – Bagi warga yang tinggal di pesisir pantai, pasang surut gelombang sudah menjadi  hal biasa. Begitu pula dengan pasang tinggi  yang menyebabkan air meluap ke permukaan atau  banjir Rob. Ali, salah satu  warga pesisir yang tinggal di sekitar menara Lampu Satu Merauke mengungkapkan, yang diwaspadai ketika terjadi banjir Rob  dan disertai hujan dan angin kencang. Sebab, ketika hujan disertai dengan angin kencang maka ombak dipastikan cukup  tinggi yang dapat menghantam bangunan yang ada di pesisir pantai.

‘’Yang biasa kita takutkan kalau  pas terjadi banjir Rob dibarengi dengan hujan  dan angin kencang. Itu ombaknya besar,’’ katanya. 

Menurutnya, beberapa kejadian dengan banjir Rob disertai dengan hujan dan angin kencang selama ini membuat banyak kapal  nelayan yang terhempas bahkan rusak akibat dihantam ombak. Bahkan ada yang saling tabrakan jika kapal saling berdekatan.

Di sepanjang pantai Lampu Satu Merauke ini, sebagian rumah yang ada adalah rumah panggung.  Hal  yang sama disampaikan Obet, warga  Payum, Keluruhan Samkai Merauke. Obet menilai  jika hanya banjir Rob tidak disertai dengan hujan dan angin kencang, tidak terlalu masalah. ‘’Paling air masuk dalam rumah. Tapi, kalau hujan disertai  angin kencang kadang itu yang ditakutkan. Bisa  merusak bangunan rumah,’’ terangnya.

Meski demikian, dari peringatan dini yang disampaikan oleh BMKG  bagi warga yang tinggal di sekitar pesisir  mewaspadai potensi  banjir Rob, sampai berita ini ditulis  belum ada laporan adanya warga mengungsi karena  banjir Rob tersebut.

Namun selama ini yang merasakan dampaknya cukup besar setiap terjadi banjir Rob adalah warga yang tinggal di  pesisir pantai Distrik Waan. Setiap tahunnya, tanaman umbi-umbian yang menjadi bahan pokok warga  rusak  akibat terendam banjir Rob.(ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: BANJIR

Recent Posts

Tiga Jenazah Diterbangkan ke Kampung Halaman

Untuk yang pertama diterbangkan di hari kedua pasca insiden penembakan tersebut Korban Aprida Rapi diterbangkan…

1 day ago

Bupati Gusbager Kaget Ada Kampung Tak Tersentuh Pelayanan Pemerintah

Kampung Onam merupakan salah satu kampung Perbatasan yang terletak di pinggiran sungai Sofker. Kampung ini…

1 day ago

Polisi Tetapkan 8 Orang Sebagai Tersangka

Kedelapan tersangka masing-masing FA (30), YA (33), RA (35), ZT (40), OR (29), RA (42),…

1 day ago

Pemkab Jayapura Masih Punya Utang Tanah Rp211 Miliar, Dibayar Bertahap

Pemerintah Kabupaten Jayapura masih menghadapi pekerjaan rumah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran tanah yang telah digunakan…

1 day ago

Dua Orang yang Diculik KKB Dilaporkan Lolos, Namun Satu Tewas

Dua dari sembilan perempuan yang menjadi korban penculikan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik…

1 day ago

Terancam Kekurangan Pangan, Pemkab Yahukimo Salurkan Bantuan ke 6 Distrik

Wakil Bupati Yahukimo Esau Miram, S.IP menyatakan Pemerintah Kabupaten Yahukimo telah mengalokasikan beras sebanyak 13…

1 day ago