Categories: MERAUKE

Masih Minim Alat Bukti Terkait Pembunuhan Terhadap Disabilitas di Merauke

MERAUKE– Kepolisian Resor Merauke menyampaikan pemberitahuan kepada Kejaksaan Negeri Merauke terkait dengan perkambangan penyidikan terhadap kasus pembunuhan terhadap seorang penyandang disabilitas di Merauke.

Pemberitahuan ini disampaikan pihak Kepolisian Resor Merauke  karena sebelumnya telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

  ‘’Ini sebenarnya masih rana kewenangan dari teman-teman penyidik  kepolisian  Resor Merauke. Namun saya sebagai jaksa penuntut umum yang ditunjuk untuk mengikuti proses penyidikan, disini ada surat yang mereka sampaikan meminta karena masih minimnya alat bukti untuk membuat terang tindak pidana dan menemukan tersangkanya sehingga ada rencana tindak pidana dalam penanganan perkara tersebut,’’ kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Merauke Willy Ater, kepada media ini di Kantornya, Kamis (23/1).    

Willy Ater menjelaskan, dengan adanya KUHP baru maka  penyidik bisa melakukan pengembangan terhadap alat bukti  yang ada di Pasal 235.  Meski peristiwa tersebut terjadi sebelum pemberlakukan KUHP baru, namun ungkap Willy Ater, ada namanya azas lex Favor Reo dan juga Pasal 168.

‘’Intinya bahwa hukum  yang menguntungkan terdakwa atau tersangka jika terjadi perubahan undang-undang setelah perbuatan dilakukan, maka diterapkan ketentuan yang paling menguntungkan bagi terdakwa atau tersangka. Jadi penyesuaian yuridis terhadap pasal sangkaan,’’ terangnya.   

Sebelumnya, Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga  mengungkapkan, pihaknya masih mendalami dan menganalisa dari bukti-bukti dan keterangan para saksi yang telah dimintai keterangan terkait dengan perkara tersebut.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: Awasi Pembangunan di Kawasan Rawan Bencana!

  Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…

12 hours ago

Jangan Biarkan Warga Sipil Jadi Korban Konflik

  Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…

12 hours ago

Layanan Publik Harus Tepat Waktu dan Bebas Pungli

   Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…

16 hours ago

Pemprov Bentuk Tim Aset Untuk Tangani Sengketa Tanah

  Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…

16 hours ago

Perkuat Tata Kelola Daerah, Pemprov Bentuk Tiga OPD Baru

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…

23 hours ago

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

1 day ago