

Sejumlah anggota TNI dan Polri bersama warga yang ada di poros Kampung Gurinda Jaya dan Jagebob Raya, Distrik Jagebob bergotong royong memperbaiki jalan yang rusak, Senin, (24/10), kemarin.
MERAUKE–Warga bersama TNI dan Polri yang ada di poros Kampung Gurinda Jaya dan Jagebob Raya, Distrik Jagebob secara gotong royong memperbaiki jalan yang rusak. Sejumlah titik pada jalan poros tersebut mengalami rusak berat. Danpos Ramil Jagebob, Serma Karyadi mengungkapkan, kerja sama ini dilakukan bersama Bhabinkamtibmas Polsek Jagebob dan personel Yonif 757/Ghupta Vira dan warga kedua kampung tersebut.
Dikatakan, kondisi jalan poros Kampung Gurinda Jaya dan Kampung Jagebob Raya saat ini mengalami rusak di beberapa titik yang diakibatkan curah hujan belakangan ini cukup tinggi, sehingga mengakibatkan beberapa kendaraan sering tertanam dan mengganggu pengguna jalan dari Kota Merauke menuju Distrik Jagebob dan sebaliknya.
“Melihat kondisi tersebut, kami melaksanakan koordinasi kepada beberapa aparatur yang berada di wilayah Distrik Jagebob seperti Komandan Kompi Yonif 757/Ghupta Vira, Kapolsek Jagebob, Kepala Kampung Gurinda Jaya, Kepala Kampung Jagebob Raya dan para pemilik kendaraan truck serta masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan kerja bhakti memperbaiki jalan yang rusak,” kata Danpos Ramil Jagebob Serma Karyadi.
Dikatakan, dari hasil koordinasi tersebut mereka semua setuju dan akhirnya secara gotong-royong sama-sama melaksanakan penimbunan jalan di beberapa titik yang rusak dengan menggunakan tanah timbun dan kayu balok. Meski kerja bakti yang dilakukan secara bersama ini belum maksimal namun hasilnya, tambah dia sudah dapat dirasakan oleh para pengguna jalan. Mereka bisa melewati jalan tersebut tanpa berpikiran kendaraannya akan tertanam. (ulo/tho)
Takuya rencananya akan dipinjamkan ke salah satu kontestan Liga 2. Artinya Persipura mencari pengganti gelandang…
Gelandang Persipura Jayapura, Bima Ragil, dipastikan bertahan dan kembali membela tim untuk musim kompetisi Liga…
Seluruh pihak harus bersama-sama mendorong lahirnya generasi muda yang bangga terhadap identitas dan warisan…
Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, menegaskan tindakan menghilangkan nyawa seseorang secara sengaja merupakan…
Mewakili Rektor Uncen, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Uncen, Dr. Septinus Saa, S.Sos, M.Si.,…
Evakuasi dua korban tewas—pasangan suami istri bernama Yentinus Kogoya dan Pam Wendakme—diwarnai kontak tembak antara…