

Jenazah korban saat dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Merauke untuk dilakukan visum, Minggu (22/9) kemarin. (FOTO:Ist/Cepos)
MERAUKE– Seorang penghuni lokaliasi Yobar yang sehari-harinya dipanggil Mama Ani atau biasa dipanggil Salsa ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi tempatnya ia bekerja di lokalisasi Yobar, Minggu (22/9) kemarin.
Belum diketahui apa yang yang membuat korban tersebut mengakhiri hidupnya lebih cepat dengan cara gantung diri. Namun setelah mendapatkan laporan, Polisi segera datang dan membawa jenazah korban ke Kamar Jenazah RSUD Merauke untuk dilakukan visum.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, MM, dikonfirmasi wartawan di Kamar Jenazah RSUD Merauke Minggu (22/9) malam membenarkan kasus gantung diri yang dilakukan oleh korban tersebut.
Kapolres menjelaskan, pihaknya menerima laporan melalui piket Polres Merauke dari masyarakat bahwanya temu mayat di lokalisasi Yobar.
‘’Kemudian anggota merespon dengan mendatangti TKP dan memang benar ditemukan sesosok mayat wanita sudah meninggal dunia tergantung dengan seikat kain di kamar mandi tersebut di lokalisasi. Jadi dugaannya bunuh diri,’’ katanya.
Dugaan bunuh diri itu, lanjut Kapolres, karena pada malam harinya berdasarkan keterangan saksi-saksi bahwa pada malam harinya sebelum masih sempat melihat korban. Kemudian korban diduga memiliki permasalahan di kampungnya .
‘’Tapi alasan sebenarnya korban gantung diri masih kita dalami,’’ tandas Kapolres. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…