

Serapan Anggaran
MERAUKE- Kendati pelaksanaan anggaran tahun 2026 akan memasuki triwulan ketiga, namun penyerapan anggaran untuk belanja modal di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KP2N) baru mencapai 4 persen.
‘’Sampai hari ini, penyerapan anggaran untuk belanja modal baru tercatat 4 persen,’’ kata Kepala KP2N Merauke Asyik Fauzi, ketika ditemui di kantornya, Jumat (22/5).
Asyik Fauzi menjelaskan, total belanja modal yang tercatat di KPPN Merauke tahun 2026 sebesar Rp 3,7 triliun dimana untuk Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) dan Balai Wilayah Sungai Papua Merauke menguasai sebesar Rp 3,3 triliun.
‘’Untuk BPJN Papua Selatan sebesar Rp 2,1 triliun untuk pembangunan jalan Wanam-Muting tahap kedua dan untuk BWS Papua Merauke sebesar Rp 1,2 triliun untuk pembangunan jaringan iringasi food state di Wanam,’’ katanya.
Serapan belanja modal yang masih sangat rendah ini, lanjut Asyik Fauzi, karena adanya penolakan masyarakat adat terhadap program tersebut, sehingga pihak ketiga yang mengerjakan pekerjaan tersebut dilapangan menyesuaikan dengan kondisi yang ada.
‘’Mereka kerjakan yang tidak ada penolakan, kalau ada penolakan mereka belum kerja. Ini yang membuat serapan anggaran untuk belanja modal masih rendah,’’ katanya.
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…