

Yoseph Bladib Gebze (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Rencana pemerintah Pusat membangun jalan sepanjang 135 kilometer dari Wanam, Distrik Ilwayab melalui sejumlah kampung dan distrik sampai ke Distrik Muting Kabupaten Merauke,. Provinsi Papua Selatan sepanjang 135 kilometer untuk mendukung Program Strategis Nasional (PSN) terus mendapat penolakan dari masyarakat pemilik ulayat.
Penolakan itu dengan beredarnya foto penolakan dari masyarakat pemilik hak ulayat dengan menduduki alat berat yang sedang membangun jalan yang dimaksud.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze ketikas dimintai tanggapannya terkait dengan adanya penolakan dari masyarakat pemilik hak ulayat itu mengatakan bahwa semuanya masih berproses.
‘’Kita pasti berkomunikasi baik dengan masyarakat karena kita berpikir 10-20 tahun bahkan 100 tahun kedepan, sehingga komunikasi terus kita bangun supaya apa yang menjadi program besar dan harapan pemerintah pusat untuk kepentingan orang banyak bisa terjawab dengan baik,’’ kata bupati Yoseph Bladib Gebze, seusai mengantar Menteri Transmigrasi kembali ke Jakarta di Bandara Mopah Merauke, Senin (22/9).
Menurut bupati, sudah ada target-target yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah pasti mendukung program yang berdampak positif bagi kehidupan masyarakat di masa yang akan datang.
Page: 1 2
Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…
Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…
–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…
Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…
Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…
Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…