

Polisi saat akan mengevakuasi jenazah Ipang (24) seorang nelayan yang membakar diri dan rumahnya, Selasa (21/3) malam. (FOTO:Humas Polres Merauke for Cepos)
MERAUKE – Seorang pria beranak satu di Merauke bernama Ipang (24) yang sehari-harinya berprofesi sebagai nelayan, ditemukan hagus terpanggang di dalam rumahnya yang habis terbakar Selasa (21/3) sekitar pukul 20.00 WIT. Warga Jalan Arafura Yobar, Merauke itu diduga sengaja membakar diri dan rumahnya setelah bertengkar dengan istrinya berinisial F.
Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK, melalui Kasie Humas AKP Ahmad Nurung, SH, mengungkapkan peristiwa ini bermula saat korban yang pulang ke rumahnya dalam pengaruh Minuman Keras (Miras) sekitar pukul 20.00 WIT.
‘’Korban dan istrinya bertengkar, mungkin terkait dengan masalah rumah tangga dan lain-lain,’’ kata Kasie Humas Ahmad Nurung. Ketika sedang bertengkar tersebut, korban yang dalam keadaan emosi kemudian mengambil minyak tanah yang ada di jerigen. Lalu menyiramkan minyak tanah itu di dalam dan luar rumah.
’’Lalu korban mengambil korek api dn membakar rumah dan dirinya sehingga kobaran api yang memang cukup cepat membakar rumah karena terbuat dari papan,’’jelasnya.
Melihat rumah sudah dibakar, istri korban berusaha membantu mengeluarkan korban yang ada di dalam rumah, tapi tidak bisa lagi membantu karena api sudah sangat besar dan korban terkurung dalam rumah tersebut. Istri korban kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi. Polisi yang mendapatkan laporan langsung mendatangi TKP, namun tidak dapat lagi menyelamatkan korban karena rumah sudah rata dengan tanah. ‘’Korban ditemukan sudah hangus terbakar,’’ jelasnya.
Dikatakan, penyebab pertengkaran itu terjadi karena korban sering mabuk dan saat itu korban rencana akan melaut, datang ke rumah dalam pengaruh Miras. ‘’Korban adalah nelayan yang saat itu berencana akan melaut. Tapi karena saat pulang ke rumah dalam keadaan mabuk, maka dia bertengkar dengan istrinya sehingga terjadi keributan sampai membakar rumah dan dirinya ,’’ katanya.
Ditambahkan, saat korban menyiram rumahnya dengan minyak tanah, istri korban dengan membawa anak laki-lakinya yang masih kecil diungsikan ke tetangganya sehingga tidak ikut menjadi korban dalam kejadian tersebut. ‘’Rencana jenazah korban dimakamkan hari ini,’’pungkasnya. (ulo/tho)
Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…
Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…
Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…
Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…