Categories: MERAUKE

Diduga Keracunan, Seorang Balita  Dilaporkan Meninggal Dunia

MERAUKE– Sebanyak  59 warga Kampung Ulilin, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke mengalami keracunan setelah mengkonsumsi bubur ayam yang disediakan oleh pihak perusahaan yang beroperasi di tempat tersebut pada Kamis (16/11/2023) lalu. Dari kejadian itu,  seorang balita yang baru berumur 1 tahun 1 bulan dilaporkan  meninggal dunia.

Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK, ditemui media ini membenarkan kasus  keracunan yang dialami  sekitar 59 orang setelah menyantap  bubur ayam yang disediakan  oleh sebuah perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di daerah itu. Pihak perusahaan, lanjut  dia, melakukan imunisasi  terhadap lebih dari 90 anak. Kemudian  dalam imunisasi tersebut, disediakan bubur ayam dari dapur perusahaan.

Namun  beberapa saat setelah mengkonsumsi bubur ayam  tersebut, puluhan  warga  yang mengkonsumsi mulai merasa pusing dan mual sehingga dilarikan ke puskesmas setempat.

   ‘’Ada 59 orang berdasarkan laporan dari Polsek. Dimana 11 wanita dan 48 orang laki-laki,’’ terangnya. Namun dari 59 orang yang mengalami keracunan tersebut, 1 orang yakni  balita yang berumur 1 tahun itu meninggal dunia. Tapi kita belum tahu apakah orang tuanya ikut memberikan bubur kepada anaknya atau bagaimana. Masih dalam penyelidikan,’’ jelasnya.    

Dalam kasus ini lanjut Kapolres, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap bubur yang disantap warga tersebut.

‘’Kalau nanti ada unsur kesegajaan tentunya pihak yang menyediakan diminta pertangungjawaban hukum ,’’  tandasnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke  dr. Nevil R. Muskita mengakui adanya keracunanan yang dialami warga setelah mengkonsumsi bubur ayam yang disediakan pihak perusahaan. 

Namun kata mantan Direktur RSUD Merauke ini bahwa  untuk membuktikan apakah penyebabnya dari bubur yang disantap tersebut, pihaknya telah mengirim sampel makanan yang dimakan para korban tersebut.

‘’Sampel sudah kita kirim ke Jayapura Sabtu kemarin untuk dilakukan pemeriksaan. Nanti  dari hasil pemeriksaan Laboratorium  itu baru bisa kita ketahui,’’ tandasnya. (ulo)     

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

1 day ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

1 day ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

1 day ago

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…

1 day ago

Satresnakoba Polresta Musnahkan 5, 2 Gram Sabu

Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…

1 day ago

Presiden Prabowo Bakal Panen Raya Padi di Merauke

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…

1 day ago