

MERAUKE-Nasib malang dialami seorang warga jalan Kuprik, Kelurahan Kelapa Lima Merauke bernama Sinta. Pasalnya, akibat penganiayaan yang dialaminya, siku lengan tangan kiri korban nyaris putus. Kasus penganiayaan ini dialami korban di jalan Kuprik, Kondap, Kelurahan Kelapa Lima Merauke, Kamis (21/5) sekitar pukul 01.00 WIT.
Pelaku yang berinisial TN tersebut berhasil diamankan Polisi beberapa saat kemudian setelah kejadian tersebut. Kapolres Merauke AKBP Agustinus Ary Purwanto, SIK melalui Kasubag Humas AKP Ariffin, S.Sos, membenarkan kasus penganiayaan ini dikonfirmasi, Jumat (22/5).
Kronologi kejadiannya, kata Kasubag Humas Arifin, bermula sekitar pukul 00.30 WIT, pelapor bernama Mathias Gebze melihat korban dan pelaku di Pelabuhan Kondap. Kemudian pelapor pergi untuk mencari makan di kota. Tak lama kemudian, pelapor kembali ke pelabuhan untuk mencari spion motornya yang jatuh.
Tiba-tiba korban datang ke pelapor dan berkata jika pelaku orang tidak baik. Tidak lama, pelaku datang menghampiri korban selanjutnya pelapor sampaikan untuk bawa pulang saja dan pelaku jawab kalau dia akan bawa pulang nanti. Namun korban tidak mau ikut pulang dengan pelaku.
Selanjutnya pelaku memukul korban. Saat korban berusaha lari menghindar, pelaku terus mengejar kemudian mengayunkan parang dan mengenai siku tangan kiri korban. Melihat itu, pelapor merampas parang yang dipegang pelaku kemudian membuangnya ke semak-semak. Selanjutnya, pelapor membawa korban ke rumah sakit dengan menggunakan motor.
Namun karena tidak tahan memegang pelapor, korban akhirnya terjatuh dari atas motor di depan Bank BRI Pasar Wamanggu, jalan TMP Polder. “Kebetulan saat itu, mobil patroli kita lewat dan membawa korban ke RS AL,’’ katanya.
Menurut Kasubag Humas, beberapa jam kemudian pelaku akhirnya berhasil diringkus tanpa perlawanan di sekitar Kondap Kelapa Lima Merauke untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. “Pelaku akan dijerat dengan Pasal 351 KUHP,” tambahnya. (ulo/tri)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…