‘’Jadikan pengalaman tersebut sebagai guru dan pelajaran untuk menjadi lebih baik kedepan. Jangan sekali-kali berpikir untuk kembali ke tempat ini. Kalaupun datang sekali-kali itu untuk silaturahmi dengan petugas. Dipersilakan dan itu lebih baik untuk tetap menjaga hubungan baik karena telah membina saudara-saudara,’’ tandasnya.
Sementara itu, dari 69 warga binaan yang mendapatkan remisi, 1 orang diantaranya langsung bebas. Warga binaan tersebut sebelumnya tidak diberitahukan kalau bertepatan dengan hari Raya Idul Fitri tersebut akan bebas setelah mendapatkan remisi. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…
Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…
Plt Kepala Bidang Perdagangan Yosep Tatogo, S.Sos menyatakan terkait dengan layanan pengaduan konsumen untuk pengaduan…