Namun demikian, lanjut Mantan Kepala Bulog Wamena ini, beberapa hari lalu pihaknya telah melakukan pertemuan dengan para mitra pengggilingan untuk sama-sama bersinergi dalam penyerapan beras dan gabah kedepannya.
‘’Memang dengan kondisi curah hujan belakangan ini, dimana beberapa Kawasan seperti di Kurik tanaman padi petani tergenang air, sekitar 40 persen dan ini menjadi kendala kita terkait dengan cuaca. Tapi, kita tetap optimis target ini bisa dilampau,’’ jelasnya.
Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder yang ada, gubernur, bupati dan forkopimda serta babinsa bagaimana bisa berkolaborasi seperti tahun 2025 dalam penyerapan beras dan gabah di tahun 2026 tersebut.
‘’Untuk stok kita hari ini masih ada 7.000 ton dan itu cukup untuk 6 bulan kedepan dan masih bisa mengcover kebutuhan kita untuk puasa dan lebaran,’’ tandasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Apabila mikroplastik masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan, mikroplastik akan melekat pada dinding usus,…
Merujuk pada pemaparan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), akrilamida didefinisikan sebagai…
Berdasarkan rilis diterima media ini dari Humas Polres Mappi, Kapolres Mappi Kompol Suparmin, melalui Kasat…
Bentuk protes tersebut dilakukan di Lingkaran Abepura sambil membawa poster beragam tulisan, di antaranya: Salibkan…
Seharusnya menurut mereka, kehadiran Menteri HAM di Papua menjadi momentum untuk bertemu langsung dengan mahasiswa,…
Kepala Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, dr Jan Frits Siauta, SpB subsp (K), Finacs mengungkapkan, sejumlah…