Categories: MERAUKE

Cegah Pelintas Batas Ilegal, Rutin Gelar Pemeriksaan

BOVEN DIGOEL- Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif RK 111/KB selain tugas pokoknya melaksanakan operasi pengamanan di sepanjang garis perbatasan darat RI-PNG dan mencegah pemindahan 14 patok batas di wilayah Kabupaten Boven Digoel, Provinsi  Papua Selatan, juga mendukung tugas pokok Kolakops Korem 174/ATW dengan  melaksanakan pemeriksaan terhadap warga yang keluar masuk Indonesia lewat tapal batas RI-PNG. Pemeriksaan dilakukan Minggu (20/8), kemarin.

Danpos Rawa Bustop Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif RK 111/KB, Lettu Inf. Iqbal Priya Atmaja, S.T.Han, mengatakan, pemeriksaan warga pelintas batas ini merupakan kegiatan rutin  untuk mencegah keluar masuknya warga di perbatasan RI-PNG berpijak pada aturan UU No 6 tahun 2011 tentang keimigrasian, pasal 8 ayat (1) bahwa setiap orang yang ingin masuk/keluar wilayah Indonesia, wajib memiliki dokumen perjalanan atau identitas diri yang sah dan masih berlaku.

Danpos Rawa Bustop juga menekankan anggotanya untuk tidak melakukan kekerasan dan selalu bersikap humanis dalam pemeriksaan terhadap masyarakat serta selalu waspada. Koordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini Keimigrasian. Karena penduduk yang akan keluar masuk Negara RI-PNG harus dilengkapi dengan dokumen resmi dan sah.

‘’Anggota Satgas Pamtas RI-PNG tidak hanya mengecek dokumen,  tapi juga mengecek barang bawaan masyarakat pelintas batas. Ditakuti adanya masyarakat yang membawa barang ilegal, atau barang yang dapat mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia seperti senjata api, munisi, narkoba dan lain lain,’’ katanya.

Ditambahkan, pemeriksaan ini dilakukan untuk menjaga keamanan wilayah perbatasan Indonesia yang merupakan salah satu tugas pokok TNI sesuai dengan UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

8 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

16 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

17 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

19 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

20 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

21 hours ago