Diapun mengajak seluruhnya untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat uyntuk berkonstribusi untuk menghadirkan tujuan bersama yakni menghadirkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat di wilayah Papua Selatan.
Sementara itu massa yang tergabung dalam solidaritas pencari kerja orang asli Papua membakar ban bekas di jalan Trikora, depan Kantor Gubernur Papua Selatan, Jumat (18/7).
Aksi ini dimulai di pertigaan Jalan Polder-Trikora dengan tempat tersebut. Setelah ban tersebut habis terbakar, kemudian pada pendemo dengan long march menuju depan Kantor gubernur Papua Selatan yang telah jaga oleh pihak kepolisian. Polisi yang melihat api mulai membesar membakar ban tersebut mencoba untuk memadamkan.
Namun rencana polisi itu mendapat perlawanan dari aksi demo. Sempat terjadi saling dorong dan suara teriakan. Untungnya Polisi memilih mengalah dengan tidak memadamkan api tersebut hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.
Korlap Dinosius Yodi mengatakan bahwa pihaknya tidak ada masalah dengan Polisi dan meminta pihak kepolisian untuk memfasilitasi untuk bertemu dengan gubernur Papua Selatan untuk melakukan dialog berkaitan dengan 171 CPNS yang dinyatakan lulus di kuota orang asli Papua yang bermarga non Papua. ‘’Tolong fasilitasi kami dengan baik,’’ pintanya.
Wakil Komandan Kodaeral XI, Laksma TNI Wawan T. Atmaja, turut mendampingi meninjau langsung lahan ketahanan…
Ketua Pelaksana Harian KPA Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan penanganan HIV tidak bisa hanya dilakukan…
Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memastikan akan mempersiapkan mobilisasi massa kembali. Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom…
Kegiatan budaya tahunan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, bersama sejumlah pejabat…
Kehadiran Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan (LKK) tahun 2026 yang…
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…