Sekadar diketahui, kasus pembunuhan secara sadis tersebut berawal pada 27 Oktober 2025 pagi, orang tua korban pada awalnya melapor ke kepolisian telah mengalami pencurian. Namun beberapa saat kemudian, laporan itu berubah terkait dengan penculikan korban.
Sekira pukul 13.00 WIT, jasad korban ditemukan di semak-semak tak jauh dari rumah orang tua korban. Namun di TKP tersebut, tidak ditemukan bercak darah. Artinya, kemungkinan besar korban tidak dieksekusi ditempat dimana jasadnya ditemukan. Apalagi rumput dimana jasad korban ditemukan tidak rebah. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…
rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan menyukseskan berbagai program prioritas yang dicanangkan…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menargetkan 1.000 mahasiswa menerima bantuan pendidikan melalui program Mahasiswa Cerdas (Mace)…
Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun, menegaskan bahwa selama lebih dari satu tahun…