Categories: MERAUKE

Kapolres: 13 Tersangka Sangat Jelas Lakukan Makar

MERAUKE-  Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum menanggapi  praperadilan yang diajukan oleh 13 tersangka makar lewat tim pengacaranya ke Pengadilan Negeri Merauke yang sedang bergulir saat ini.  Ditemui di ruang kerjanya, Rabu (20/1), Kapolres Untung Sangaji   mengungkapkan,  bahwa ke-13 tersebut tersebut sudah sangat jelas melakukan makar.

   “Kalau mereka mengajukan praperadilan tidak apa-apa. Yang bahaya kalau  saya dipraperadilankan oleh negara, karena tidak melakukan penangkapan dan proses hukum. Itu pasti saya dipraperadilankan oleh negara. Itu bahaya. Kalau oleh penjahat-penjahat itu tidak masalah. Mereka punya pengacara. Apakah pengacara itu sebagai pengacara atau bagian dari mereka. Kalau bagian dari mereka sama saja bohong,” tandas Kapolres Untung Sangaji.

   Kapolres  mengungkapkan bahwa apa yang telah dilakukan oleh 13 orang tersebut adalah makar dan pihaknya telah menetapkan sebagai tersangka makar. “Melihat dampak makar yang dilakukan dari beberapa organisasi selama ini,  baik dari OPM maupun KKB dan sebagainya  yang juga ada di sini. Korbannya juga meninggal. Ada masyarakat, TNI dan Polri . Ini terjadi terus menerus dan ini saya tidak suka,” katanya.

  Sebagai pemerintah yang masih punya akal sehat, lanjut Kapolres Untung Sangaji, bahwa apa yang dilakukan oleh pemerintah selama ini masih terlalu baik kepada  para pelaku makar tersebut. ‘Sementara  negara lain sudah memberikan tindakan tegas bagi  mereka yang mencoba makar terhadap negara seperti dipancung, digantung, ditembak mati dan itu terjadi. Kita ini masih terlalu baik,” terangnya.

   Tanpa mendahului putusan pengadilan, Kapolres meyakini putusan  tersebut akan berpihak kepada pihaknya. Sebab menurutnya, makar yang dilakukan tersebut bukan hanya merusak nama tapi ingin memisahkan diri dari NKRI termasuk ancaman lain yang disampaikan.

  Menurut Kapolres,  bahwa para pelaku ditetapkan sebagai tersangka, karena buktinya ada. Diantaranya bendera, ada tulisan referendum, ada ulasan-ulasan tentang tujuan mereka memisahkan diri, struktur pemerintahan mereka, ajakan-ajakan makar.

  “Yang juga sudah kita lakukan pertama dengan memaafkan, kemudian bikin lagi kita maafkan lagi. Tapi ketiga mereka buat, kita tidak bisa. Tidak berikan maafkan lagi.

  Meskipun menurut Kapolres kemungkinan nanti ada 1-2 orang yang  bisa pihaknya lepas karena setelah pihaknya telusuri mereka sebenarnya korban. Korban, karena hanya ikut-ikutan tanpa mengetahui apa tujuan  dari apa yang  mereka buat.

  “Karena  yang satu mahasiswa dan tidak dibantu pemerintah sehingga kuliahnya putus. Kasihan kan. Dia hanya ikut-ikutan dan saya tanya tahu nggak apa itu makar. Dia tidak  tahu. Hanya tahu makar saja.  Dia tidak tahu posisi dimana. Dia sebagai apa dan bagaimana. Saya tanya apakah dia mengerti memisahkan diri dan  bilang tidak tahu. Berarti orang yang terjebak dalam suatu masalah dan tidak tahu, sehingga yang bersangkutan perlu diluruskan,’’ tambahnya. (ulo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Curanmor Dominasi Kejahatan di Kab.Jayapura, Mei Tertinggi Capai 61 Kasus

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi salah satu tindak kriminal yang paling menonjol di…

12 hours ago

Polres Biak Amankan Belasan Kendaraan yang Dimodifikasi

Kendaraan-kendaraan itu ada yang dimodifikasi dengan tangki dengan ukuran besar dari ukuran standar. Operasi penertiban…

13 hours ago

Anggaran Terbatas, Pemprov Papsel  Tunda Penambahan OPD

“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…

14 hours ago

Tekad Cawor Kembalikan Persipura ke Liga 1

Ricky Cawor resmi kembali bergabung dengan tim Persipura Jayapura untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim…

15 hours ago

Pengemudi Ayla Merah Ditahan di Polresta Jayapura

   Seluruh identitas pengemudi serta korban yang merupakan satu keluarga kini telah teridentifikasi secara pasti.…

16 hours ago

Andika Wisnu Kerja Keras Demi Kejayaan Tim

Mantan pemain PSBS Biak itu memiliki tekad besar untuk bisa mempersembahkan prestasi bagi tim kebanggaan…

17 hours ago